AI summary
Federal Reserve mengurangi suku bunga untuk mendukung perekonomian yang melemah. Volatilitas Bitcoin meningkat setelah pengumuman pemotongan suku bunga. Shutdown pemerintah menghambat akses data yang penting bagi pengambilan keputusan ekonomi. Federal Reserve menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4% untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi perlambatan pasar tenaga kerja dan ketidakpastian ekonomi, meskipun akses data penting terhambat oleh shutdown pemerintah Amerika Serikat.Keputusan ini memicu reaksi pasar yang cukup fluktuatif, termasuk penurunan tajam senilai 300 juta dolar AS dalam pasar kripto dalam waktu singkat setelah pengumuman, namun Bitcoin berhasil pulih hingga di atas 112.000 dolar AS. Bank sentral lain seperti Bank of Canada juga mengumumkan pemotongan suku bunga serupa.Beberapa analis dan tokoh penting memberikan pandangan berbeda terkait pengaruh kebijakan ini terhadap pasar dan aset digital. Michael Saylor optimis harga Bitcoin bisa mencapai 150.000 dolar AS tahun ini, sementara Wilberforce Theophilus mengingatkan bahwa pergerakan signifikan hanya akan terjadi jika ada stimulus yang lebih kuat.Analisis teknikal menunjukkan Bitcoin berpotensi turun untuk menutup gap teknikal di pasar futures CME sebelum memulai tren kenaikan lanjutan. Pengawasan terhadap pola wave dan suport harga menyarankan adanya koreksi jangka pendek hingga level 108.000-110.000 dolar AS.Secara keseluruhan, meskipun tantangan makroekonomi dan data yang terbatas dari shutdown pemerintah, prospek jangka panjang Bitcoin masih menggembirakan jika dukungan institusional dan kebijakan tetap kondusif. Hal ini menempatkan Bitcoin dalam posisi yang menarik untuk investor di akhir tahun.
Keputusan Fed memangkas suku bunga di tengah ketidakpastian data akibat shutdown pemerintah menunjukkan respons hati-hati terhadap risiko ekonomi saat ini. Bitcoin tetap menunjukkan kekuatan sebab didukung oleh akumulasi besar dari whale dan sentimen bullish jangka panjang meskipun volatilitas jangka pendek tetap tinggi.