Gangguan Produksi Nexperia di China Setelah Pengambilalihan oleh Polisi Belanda
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
27 Okt 2025
279 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pabrik Nexperia di Dongguan telah mengurangi produksi karena kekurangan wafers.
Pemerintah Belanda mengambil alih kontrol Nexperia, memicu ketegangan antara kantor pusat dan pabrik Cina.
Pengendalian ekspor dari Beijing dapat berdampak negatif pada rantai pasokan di industri otomotif.
Nexperia, perusahaan chip yang berbasis di Belanda tetapi dimiliki oleh perusahaan asal China, menghadapi masalah besar di pabrik utamanya yang berlokasi di Dongguan, China. Produksi di pabrik ini terpaksa dikurangi karena beberapa mesin berhenti beroperasi akibat kurangnya pasokan bahan baku dari fasilitas produksi di Jerman dan Inggris.
Situasi ini bermula setelah pemerintah Belanda mengambil alih kendali perusahaan tersebut dari Wingtech, perusahaan induk asal China. Tindakan ini memicu ketegangan antara kantor pusat perusahaan di Belanda dan pabrik di China, yang pada akhirnya berdampak pada jalannya produksi chip yang sangat penting dalam berbagai industri, khususnya otomotif.
Berbagai pekerja di pabrik Dongguan mengonfirmasi bahwa jam kerja mereka dikurangi, dan produksi berjalan dengan kapasitas yang lebih rendah dari biasanya. Biasanya mesin-mesin di pabrik ini bekerja hampir nonstop, termasuk selama hari libur, sehingga pengurangan ini terasa sangat tidak biasa dan mengkhawatirkan.
Sebagai respons, pemerintah China memberlakukan kontrol ekspor terhadap produk yang dihasilkan pabrik Dongguan, sementara pabrik tersebut menyatakan akan tetap beroperasi secara mandiri tanpa mengikuti arahan dari kantor pusat di Belanda. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pada rantai pasokan chip global, terutama di sektor otomotif yang sangat bergantung pada Nexperia.
Gangguan ini menunjukkan betapa rapuhnya rantai pasokan teknologi tinggi akibat intervensi politik dan langkah pemerintah lintas negara. Dampaknya tidak hanya akan dirasakan oleh perusahaan, tetapi juga konsumen yang menggunakan produk terkait semikonduktor di berbagai negara di dunia.
Analisis Ahli
Ananda Suryawan (Analis Industri Semikonduktor)
Pengambilalihan kantor pusat Nexperia oleh pemerintah Belanda memicu dinamika yang bisa menjadi preseden bagi intervensi pemerintah lain dalam sektor teknologi tinggi, yang selama ini relatif independen secara bisnis.

