TLDR
Bitcoin dan aset kripto lainnya menunjukkan pemulihan seiring dengan perbaikan sentimen risiko di pasar. Ketegangan perdagangan antara AS dan China mungkin mereda, memberikan harapan bagi pasar keuangan. Rapat kebijakan moneter mendatang dapat mempengaruhi suku bunga dan sentimen investor. Bitcoin baru-baru ini naik 3,6% dan berhasil menembus harga 115.000 dolar AS. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan reli di pasar saham yang didorong oleh membaiknya selera risiko investor. Berita positif dari pembicaraan ekonomi antara Amerika Serikat dan China membuat sentimen pasar lebih optimis.Dalam beberapa hari terakhir, pejabat ekonomi senior dari kedua negara mengajukan kerangka kesepakatan yang akan menunda peningkatan tarif dan langkah pembatasan ekspor bahan langka oleh China. Diharapkan Presiden Donald Trump dan Xi Jinping akan meninjau kesepakatan tersebut dalam pertemuan di Seoul, Korea Selatan, akhir pekan ini.Pasar cryptocurrency juga mengikuti tren positif dengan nilai total pasar meningkat 3,7% menjadi 3,9 triliun dolar AS. Harga-koin seperti Ether, BNB, dan XRP mengalami kenaikan signifikan, menunjukkan bahwa aset digital mulai dilirik sebagai bagian dari portofolio investasi yang lebih luas.Para investor kini mengalihkan perhatian ke keputusan kebijakan bank sentral di beberapa negara termasuk AS, Jepang, Kanada, dan Eropa. Federal Reserve khususnya diperkirakan akan menurunkan suku bunga 0,25% setelah data inflasi September menunjukkan angka yang sedikit lebih rendah dari perkiraan, meskipun ada kekhawatiran terkait dampak penutupan pemerintah terhadap data ekonomi.Selain itu, musim laporan keuangan perusahaan besar di AS seperti Microsoft, Apple, Alphabet, Amazon, dan Meta akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah pasar ke depan. Rilis hasil yang kuat kemungkinan akan memperkuat sentimen risiko dan mendorong laju pertumbuhan pasar, termasuk aset kripto.