AI summary
Harga Bitcoin dan altcoin mengalami lonjakan setelah rilis data CPI yang menunjukkan inflasi menurun. Peluang penurunan suku bunga oleh Federal Reserve meningkat secara signifikan, mempengaruhi pasar cryptocurrency. Keberhasilan pasar cryptocurrency tergantung pada kemampuan untuk mempertahankan momentum dan menghindari penurunan tajam. Harga Bitcoin naik tajam ke level 111.500 setelah data inflasi CPI AS bulan September menunjukkan angka yang lebih rendah dari perkiraan para ekonom. Hal ini memberikan sinyal positif bagi pasar dan meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve.Inflasi yang lebih rendah ini menyebabkan peluang pemotongan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan Fed minggu depan mencapai 99% menurut data CME Fed Watch. Data yang menunjukkan headline CPI dan core CPI sama-sama di angka 3,0% mendukung sentimen tersebut.Akibatnya, altcoin besar seperti Ethereum, XRP, dan Binance Coin juga ikut menguat lebih dari 3% dalam perdagangan harian. Investor menjadi optimis pasar kripto akan terus mendapatkan dukungan likuiditas dari kebijakan moneter yang lebih longgar.Namun, analis crypto Ted Pillows memperingatkan bahwa Bitcoin harus lolos dari resistensi sekitar 113.000-114.000 untuk memastikan rally berkelanjutan. Jika tidak, harga bisa mengalami koreksi tajam yang cukup signifikan dan menyebabkan ketidakstabilan pasar sementara.Selain pasar kripto, pasar saham AS juga menunjukkan performa kuat dengan indeks S&P 500 mencapai rekor baru di 6.800, menambah optimisme bahwa inflasi yang redah dan potensi pemangkasan suku bunga akan memacu pertumbuhan ekonomi dan investasi di berbagai sektor.
Penurunan CPI yang mengejutkan ini menunjukkan bahwa tekanan inflasi mulai mereda, memberikan ruang bagi Federal Reserve untuk lebih lunak dalam kebijakan moneternya. Namun, pasar kripto yang sangat volatil masih berisiko mengalami koreksi tajam jika momentum bullish gagal berlanjut atau data ekonomi selanjutnya juga mengecewakan.