AI summary
Rilis CPI pada hari Jumat dapat mempengaruhi volatilitas pasar cryptocurrency. Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memperkuat nilai dolar dan menahan kenaikan di pasar crypto. Analisis menunjukkan bahwa kondisi pasar saat ini dapat menyebabkan pergerakan harga yang signifikan pada ether dan bitcoin. Pasar kripto saat ini menunggu data penting berupa Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan September dari Amerika Serikat, yang rilisnya sempat tertunda karena penutupan pemerintah AS. Data ini menjadi sangat penting karena dapat mempengaruhi harga aset digital seperti ether dan bitcoin secara signifikan.Para ekonom memperkirakan inflasi tahunan pada September mencapai 3,1%, naik dari 2,9% di bulan sebelumnya, dan menjadi yang tertinggi dalam 18 bulan terakhir. Kenaikan ini juga diharapkan terjadi pada inflasi inti yang mengecualikan harga makanan dan energi, yang menunjukkan tren inflasi tetap ada.Analis memperkirakan volatilitas harga ether akan lebih besar dibandingkan bitcoin setelah data CPI rilis, dengan opsi pasar yang memprediksi pergerakan sekitar ±2,9% untuk ether dan ±1,4% untuk bitcoin. Namun, volatilitas tersebut diprediksi bukan tanda perubahan tren pasar drastis.Meskipun data inflasi ini tidak diharapkan mengubah keputusan Federal Reserve untuk melakukan pemotongan suku bunga sebesar 0,25% minggu depan, hasil data yang lebih tinggi bisa menguatkan dolar AS dan membatasi kenaikan pasar kripto. Sebaliknya, data inflasi yang lebih rendah dapat mendorong sentimen pasar yang lebih optimis.Dari sisi teknikal, indikator seperti Stochastic menunjukkan potensi rebound harga bitcoin dalam waktu dekat, menandakan bahwa tekanan jual mungkin mulai mereda setelah penurunan harga yang terjadi beberapa waktu lalu.
Data CPI tersebut akan menjadi katalis penting untuk pasar kripto yang selama ini minim sinyal ekonomi makro. Meskipun volatilitas jangka pendek mungkin meningkat, keputusan Fed yang sudah diperkirakan tetap menjadi faktor utama yang menentukan arah pasar selanjutnya.