Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Intel Fokus Kejar Chip AI Server di Tengah Krisis Pasokan dan Produksi

Teknologi
Kecerdasan Buatan
TheVerge TheVerge
24 Okt 2025
178 dibaca
2 menit
Intel Fokus Kejar Chip AI Server di Tengah Krisis Pasokan dan Produksi

Rangkuman 15 Detik

Intel sedang berfokus pada pengembangan chip untuk AI dan server.
Perusahaan mengalami kekurangan chip dan tidak siap untuk memenuhi permintaan pasar saat ini.
Peluncuran chip Panther Lake akan dilakukan secara bertahap dan diharapkan memiliki performa tinggi.
Intel baru saja melaporkan keuntungan pertamanya dalam hampir dua tahun, didukung oleh bantuan besar dari Nvidia, Softbank, dan pemerintah Amerika Serikat. Perusahaan ini sedang menghadapi tantangan besar di pasokan chip yang diperkirakan akan mencapai titik puncak masalahnya di awal tahun 2026. Hal ini membuat Intel harus memprioritaskan produksi chip AI server dibandingkan chip konsumen biasa. Dalam konferensi pendapatan kuartal ketiga tahun 2025, CEO Lip-Bu Tan dan CFO David Zinsner mengungkapkan bahwa kekurangan chip membuat Intel harus memilih untuk memproduksi lebih banyak chip AI server daripada chip kelas pemula untuk PC. Intel juga mengumumkan rencana untuk merilis GPU AI baru setiap tahun, seperti pesaingnya Nvidia dan AMD, yang menandai perubahan strategi penting di lini produk mereka. Sementara itu, Intel akan meluncurkan chip laptop terbaru bernama Panther Lake dengan teknologi proses 18A yang canggih, tetapi hanya satu varian produk saja tahun ini karena biaya produksinya yang tinggi. Penjualan chip ini akan lebih fokus pada tahun 2026, sementara chip Lunar Lake akan tetap dipasarkan pada paruh pertama tahun depan untuk mengisi kekosongan produk baru. Meskipun Intel berusaha memperbaiki produksi di node 18A, manajemen mengakui yield belum cukup bagus untuk memberikan margin yang diharapkan. Mereka juga tidak akan menambah kapasitas produksi tanpa adanya permintaan eksternal yang pasti. Cabang perusahaan berharap performa dan yield pada node berikutnya, Intel 14A, akan lebih baik dari 18A sehingga dapat mendukung peluncuran produk baru dengan lebih optimal. Intel menegaskan bahwa node 18A akan menjadi platform utama selama beberapa generasi produk konsumen dan server mendatang, dan strategi 'tick-tock' lama mereka yang berganti-ganti antara penyempurnaan proses dan arsitektur telah dihentikan. Intel berharap inovasi dan kerja sama dengan pelanggan akan membantu mereka mengatasi kesulitan ini dan memastikan pertumbuhan di pasar chip AI yang tengah naik daun.

Analisis Ahli

Linley Gwennap (Analyst Semikonduktor)
Intel menghadapi tantangan besar dalam mengoptimalkan yields dan margin di node 18A mereka, sehingga fokus pada AI adalah langkah strategis jangka pendek yang masuk akal untuk menstabilkan bisnis sambil menunggu teknologi prosesor mereka matang.