Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Nvidia dan Intel Bergandengan Tangan Lawan AMD Kuasai Pasar Chip Gaming

Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
TheVerge TheVerge
19 Sep 2025
140 dibaca
2 menit
Nvidia dan Intel Bergandengan Tangan Lawan AMD Kuasai Pasar Chip Gaming

Rangkuman 15 Detik

Nvidia dan Intel berkolaborasi untuk menciptakan solusi chip yang lebih terintegrasi.
AMD menjadi pesaing utama di pasar prosesor dan grafis, memicu respons dari Nvidia dan Intel.
Pasar untuk laptop dan perangkat dengan CPU dan GPU terintegrasi masih memiliki potensi besar yang belum dimanfaatkan.
Nvidia, perusahaan chip paling bernilai di dunia, baru-baru ini mengumumkan pemberian dana sebesar 5 miliar dolar AS kepada Intel. Kerja sama ini dilakukan agar kedua perusahaan bisa bersaing secara lebih kuat melawan AMD, yang saat ini menjadi pesaing utama di pasar chip gabungan CPU dan GPU. Dengan kondisi ini, Nvidia dan Intel berharap bisa menciptakan produk baru yang akan memenangkan pasar yang besar dan menjanjikan. Selama ini, AMD telah unggul karena mampu menggabungkan CPU dan GPU dalam satu chip, yang banyak dipakai dalam perangkat gaming seperti PlayStation, Xbox, dan laptop gaming. Nvidia pun menyadari ada segmen pasar besar yang belum tergarap oleh mereka, yaitu perangkat yang membutuhkan integrasi chip untuk alasan ukuran, biaya, hingga daya baterai. Oleh karena itu, mereka berencana membuat chip gabungan menggunakan teknologi terbaru. Dalam webcast bersama CEO Nvidia Jensen Huang dan CEO Intel Lip-Bu Tan menegaskan bahwa kerja sama ini bukan karena faktor politik atau perubahan arsitektur chip yang sebelumnya diprediksi. Mereka justru menekankan komitmen berkelanjutan terhadap teknologi Arm dan manufaktur melalui TSMC sambil mengeksplorasi teknologi baru dari Intel, seperti Foveros 3D stacking. Selain pasar laptop, Nvidia juga menargetkan pasar server yang juga didominasi oleh AMD selama ini. Nvidia mengumumkan bahwa mereka akan menjadi pelanggan utama Intel untuk prosesor server mereka. Ini menunjukkan keseriusan kolaborasi kedua perusahaan untuk menghadapi AMD yang berhasil merebut pangsa pasar besar dalam sektor server dan desktop, khususnya di kalangan gamer dan perusahaan besar. Meskipun detail teknis tentang produksi chip dan lokasi manufaktur belum diputuskan, kerja sama ini sangat menarik karena menggabungkan kekuatan Nvidia dalam GPU dan Intel dalam CPU dan teknologi manufaktur. Jika berhasil, ini bisa menjadi inovasi besar yang menguntungkan pasar dan konsumen dengan produk baru yang lebih murah dan lebih efisien di masa depan.

Analisis Ahli

Linley Gwennap
Kolaborasi Nvidia dan Intel dapat mengubah lanskap pasar chip karena keduanya memiliki kekuatan yang saling melengkapi, khususnya dalam integrasi CPU-GPU, yang saat ini jadi keunggulan AMD.
Lisa Su
Kolaborasi ini merupakan tantangan baru yang harus diwaspadai AMD, karena apabila Nvidia dan Intel mampu mempercepat inovasi, persaingan di pasar CPU-GPU akan semakin sengit dan menguntungkan konsumen.