Pendapatan Cloud SAP Melonjak 22% dengan Dukungan AI dan Program RISE
Teknologi
Kecerdasan Buatan
23 Okt 2025
266 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
SAP mengalami pertumbuhan pendapatan cloud yang signifikan meskipun ada ketidakpastian dalam kebijakan perdagangan.
Agen AI akan menjadi kunci bagi pertumbuhan SAP di masa depan, dengan fokus pada pengembangan asisten AI untuk meningkatkan nilai bisnis.
Perusahaan-perusahaan besar seperti BNY dan Walmart juga mengejar kemampuan agen AI untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka.
SAP melaporkan peningkatan pendapatan cloud sebesar 22% pada kuartal ketiga tahun 2025, meskipun menghadapi ketidakpastian terkait kebijakan perdagangan Amerika Serikat. Ini merupakan kuartal kelima berturut-turut SAP mengalami peningkatan pendapatan cloud yang signifikan.
CEO SAP, Christian Klein, menyatakan bahwa meski pertumbuhan sedikit menurun dibanding kuartal sebelumnya, perusahaan sangat percaya diri dengan pipeline kuat untuk kuartal keempat dan menargetkan percepatan pertumbuhan total pendapatan pada tahun 2026.
Selain fokus pada cloud ERP, SAP terus mendorong program modernisasi seperti RISE untuk membantu pelanggan bermigrasi dari ERP on-premises ke cloud. Perusahaan besar seperti Alphabet, Ericsson, Lufthansa, dan Tapestry menjadi pengguna layanan ini.
SAP juga mengintegrasikan teknologi AI melalui pengembangan AI agents dan AI assistants yang membantu fungsi bisnis secara spesifik, contohnya dalam manajemen rantai pasok agar bisa lebih efisien dan responsif.
Perusahaan lain seperti BNY dan Walmart juga telah menggunakan teknologi AI agent yang bekerja hampir secara otomatis, menunjukkan bahwa tren penggunaan AI di berbagai industri semakin maju dan menjadi elemen penting dalam operasi bisnis modern.
Analisis Ahli
Akshara Naik Lopez
Performa bisnis cloud SAP adalah fokus krusial yang menentukan keberhasilan perusahaan dalam menghadapi persaingan di industri teknologi.