AI summary
Applied Digital sedang bertransformasi menjadi penyedia infrastruktur komputasi AI yang penting. Kampus Polaris Forge 1 dan 2 menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pengembangan kapasitas untuk AI. Meskipun ada penurunan pendapatan jangka pendek, proyeksi pendapatan jangka panjang dianggap lebih stabil dengan kontrak berulang. Applied Digital sedang mengubah fokus bisnisnya dari layanan hosting blockchain menuju pembangunan infrastruktur komputasi berperforma tinggi yang khusus dibuat untuk mendukung sistem kecerdasan buatan (AI). Dengan melakukan ini, mereka berharap mendapatkan pendapatan yang lebih stabil dan berjangka panjang melalui kontrak-kontrak sewa multi-tahun.Perusahaan telah berhasil menyelesaikan dan mengisi penuh kampus Polaris Forge 1 di North Dakota dengan kapasitas 400 megawatt, yang nilainya mencapai lebih dari 11 miliar dolar AS. Fasilitas ini dianggap sebagai bukti kemampuan teknis dan operasional Applied Digital.Saat ini, Applied Digital sedang membangun Polaris Forge 2 dengan kapasitas 300 megawatt yang didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan AI menggunakan teknologi pendinginan cair yang canggih, memungkinkan skala ekspansi yang fleksibel dan efisien.Meskipun pembangunan fasilitas baru menyebabkan pendapatan kuartal kedua fiskal 2026 diperkirakan menurun sedikit sebesar 0,66% dibandingkan tahun sebelumnya, perusahaan memandang ini sebagai fase transisi yang akan memberikan kontribusi pendapatan jangka panjang lebih stabil dan margin keuntungan yang lebih baik.Applied Digital bersaing dengan Riot Platforms dan Equinix di pasar pusat data AI yang berkembang pesat, dengan keunggulan yaitu arsitektur yang khusus dibuat dan waktu pembangunan yang lebih cepat, membuat perusahaan ini menjadi pemain yang menarik di industri infrastruktur AI.
Strategi Applied Digital untuk fokus pada infrastruktur AI yang didukung teknologi pendinginan cair sangat tepat mengingat kebutuhan besar industri hyperscaler terhadap pusat data yang efisien dan dapat diskalakan. Namun, valuasi saham yang sangat tinggi menunjukkan bahwa investor sudah mengantisipasi pertumbuhan besar di masa depan, sehingga risiko kegagalan eksekusi bisa berdampak signifikan pada harga saham.