Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Blockchain Jadi Infrastruktur Penting Keuangan Global di Tahun 2025

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
banking-and-financial-services (5mo ago) banking-and-financial-services (5mo ago)
23 Okt 2025
185 dibaca
2 menit
Blockchain Jadi Infrastruktur Penting Keuangan Global di Tahun 2025

Rangkuman 15 Detik

Blockchain kini menjadi infrastruktur keuangan yang penting bagi institusi keuangan.
Stablecoin semakin mendapatkan perhatian dan digunakan dalam transaksi besar.
Regulasi yang lebih jelas mempercepat adopsi blockchain oleh bank dan institusi keuangan.
Blockchain yang dulu hanya dianggap sebagai eksperimen teknologi kini sudah berkembang menjadi fondasi utama dalam dunia keuangan global. Di kuartal ketiga tahun 2025, institusi keuangan besar seperti bank dan perusahaan pembayaran mulai beralih dari tahap menguji ke tahap membangun sistem yang nyata menggunakan blockchain. Hal ini menandai perpindahan penting dari konsep menjadi praktik yang nyata dan luas di dunia finansial. Beberapa contoh sukses penggunaan blockchain seperti jaringan Kinexys milik JPMorgan yang kini memproses lebih dari 2 miliar dolar AS transaksi setiap hari dan sudah mencapai angka 1,5 triliun dolar AS sejak diluncurkan. Selain itu, sistem baru SWIFT yang menghubungkan 30 bank secara real-time dengan buku besar bersama juga terus dikembangkan, menunjukkan blockchain mulai menjadi elemen standar transaksi keuangan internasional. Selain bank, perusahaan teknologi juga berperan besar. Google Cloud memperkenalkan Universal Ledger, sebuah blockchain netral untuk pasar modal, sementara Cloudflare membidik transaksi mesin ke mesin dan AI dengan stablecoin bernama NET Dollar. Perusahaan fintech seperti Circle dan Stripe juga memperkenalkan blockchain baru khusus stablecoin, menunjukkan fokus yang semakin spesifik untuk aplikasi keuangan terbaru. Visa dan Standard Chartered juga aktif menguji dan mengajukan lisensi terkait stablecoin, memperlihatkan keinginan mereka untuk mengikuti perkembangan regulasi dan pemanfaatan stablecoin sebagai alat pembayaran lintas batas yang cepat dan efisien. Program pilot Visa akan meluas pada tahun 2026, menandai semakin matangnya adopsi teknologi ini di kalangan lembaga besar. Dengan semakin jelasnya regulasi dan sinergi antara bank, fintech, serta regulator, blockchain diperkirakan akan menjadi bagian tak terpisahkan dari infrastruktur keuangan global dalam waktu dekat. Laporan menunjukkan bahwa sebagian besar institusi kini memegang atau berencana memegang aset digital, menggarisbawahi bahwa blockchain bukan masa depan lagi, tetapi sudah menjadi realita.

Analisis Ahli

Youssef, Research Analyst at Messari
Perusahaan sudah tidak bereksperimen lagi dengan blockchain; mereka sudah membangun jaringannya sendiri dan hanya masalah kecepatan serta seberapa jauh mereka akan melangkah.
Kamina Bashir, Journalist at beincrypto.com
Blockchain telah terbukti sebagai infrastruktur penting yang tidak dapat diabaikan oleh lembaga keuangan maupun perusahaan teknologi besar, menandai era baru integrasi tradisional dan kripto.