AI summary
Industri crypto sedang beralih ke fase yang lebih terstruktur dan transparan. Privasi dan transparansi menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya keterlibatan institusi. Stablecoin baru akan memberikan akses yang lebih besar dan kepemilikan kepada pengguna di seluruh dunia. Industri kripto sekarang berada dalam fase yang lebih stabil dan matang setelah melewati masa hype dan spekulasi yang intens. Fase ini ditandai dengan peraturan yang lebih jelas dan kehadiran pemain institusional yang menuntut tingkat privasi dan kepatuhan yang lebih tinggi.Paul Brody dari EY menjelaskan bagaimana perusahaan-perusahaan besar mulai menyadari pentingnya privasi yang tidak hanya berupa anonimitas, tapi juga kemampuan untuk menjaga kerahasiaan transaksi sekaligus dapat diaudit. EY telah mengembangkan teknologi Nightfall berbasis zero-knowledge untuk memenuhi kebutuhan ini.Di sisi lain, inovasi juga dilakukan oleh perusahaan seperti Stable yang dipimpin Reeve Collins dengan stablecoin generasi kedua. Stablecoin ini dibangun di atas prinsip transparansi dan partisipasi bersama agar nilai yang dimasukkan ke dalam jaringan dapat dinikmati oleh semua peserta, bukan hanya dikendalikan oleh satu pihak sentral.Charles d’Haussy dari dYdX Foundation menyoroti bahwa modal yang sekarang masuk ke kripto adalah modal yang lebih matang dan cerdas. Investor institusional kini mempertimbangkan bisnis, pembelian kembali saham, dan ekonomi token dalam pengambilan keputusan, berbeda jauh dengan investor spekulatif generasi awal kripto.Kesimpulannya, pertemuan antara dunia keuangan tradisional dan kripto menciptakan standar baru yang semakin serupa dan integratif. Ini membuka pintu bagi adopsi yang lebih luas serta menciptakan ekosistem yang lebih aman, transparan, dan terpercaya di masa depan.
Peralihan ke privasi yang dapat diaudit dan transparansi bersama adalah kunci kemajuan industri kripto agar tidak hanya menjadi alat spekulasi, melainkan infrastruktur finansial yang tahan lama. Dengan meningkatnya keterlibatan institusi, inovasi teknologi seperti zero-knowledge proofs akan menjadi tulang punggung kepercayaan yang membuat blockchain lebih ramah bagi regulasi sekaligus menjaga privasi pengguna.