AI summary
Pentingnya menemukan passion dan minat yang sesuai dalam karir. Startup dapat menawarkan peluang dan imbalan yang lebih langsung dibandingkan pekerjaan korporat. Komunitas dan jaringan yang kuat dapat membantu dalam pengembangan ide dan mendapatkan pendanaan. Raymond Zhao awalnya bermimpi bekerja di perusahaan keuangan besar, Goldman Sachs, saat ia masih kuliah di Oxford University. Namun, setelah magang selama musim panas 2024, ia merasa pekerjaan itu tidak sesuai dengan passion dan kehidupannya sangat melelahkan tanpa rasa kegembiraan.Setelah menyadari hal itu, Raymond mulai mencari minat baru dan terjun ke dunia AI yang terasa lebih menarik dan penuh peluang. Melalui kegiatan kampus, ia bertemu dengan Isabel Greenslade dan Brandon Smith yang kemudian menjadi rekan pendiri Structured AI, sebuah startup yang membangun agen AI untuk membantu insinyur di bidang pra-konstruksi.Berawal dari kegagalan masuk Y Combinator pada musim panas 2025, Raymond tetap bersemangat dan berhasil mengumpulkan modal awal sebesar 500,000 dolar selama konferensi di San Francisco. Dana tersebut membuat mereka bisa fokus penuh mengembangkan startup mereka.Structured AI kini resmi menjadi bagian dari Y Combinator Fall 2025, mengikuti program intensif dan bersaing dengan para pendiri startup muda lain. Mereka bekerja keras setiap hari dengan jadwal yang padat untuk mengembangkan produk dan mempersiapkan Demo Day.Kisah Raymond mengajarkan bahwa keberanian mengambil risiko dan mengikuti passion di bidang AI bisa membawa hasil yang membanggakan, meskipun jalan yang ditempuh tidak selalu mulus. Startup seperti Structured AI menunjukkan bagaimana teknologi bisa menyelesaikan masalah nyata di industri tradisional.
Keputusan Raymond untuk keluar dari jalur karier tradisional dan fokus membangun startup AI adalah contoh berani dan tepat di era digital ini. Ini menegaskan bahwa startup AI di bidang niche industri seperti pra-konstruksi memiliki potensi besar belum tergarap dan patut diperhitungkan.