Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Amazon Kenalkan Robot dan AI Baru untuk Bantu Pekerja dan Tingkatkan Efisiensi

Teknologi
Robotika
InterestingEngineering InterestingEngineering
23 Okt 2025
237 dibaca
1 menit
Amazon Kenalkan Robot dan AI Baru untuk Bantu Pekerja dan Tingkatkan Efisiensi

Rangkuman 15 Detik

Amazon meluncurkan teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan di tempat kerja.
Sistem robotik Blue Jay dan AI Project Eluna dirancang untuk mendukung karyawan, bukan menggantikan mereka.
Kacamata pintar Amelia adalah langkah Amazon menuju penggunaan teknologi wearable dalam pengiriman.
Amazon mengumumkan dua teknologi baru yang menggabungkan robotika dan kecerdasan buatan untuk membantu pekerjanya di gudang. Mereka berharap teknologi ini bisa membuat pekerjaan lebih aman dan lebih cepat tanpa menggantikan manusia secara langsung. Sistem robot bernama Blue Jay mampu melakukan beberapa tugas seperti mengambil dan menyimpan barang dalam satu waktu, menggantikan tiga area kerja yang sebelumnya dipisah. Teknologi ini akan diuji di gudang di South Carolina, Amerika Serikat. Selain itu, Project Eluna, sebuah AI yang dapat berpikir dan memberi rekomendasi untuk manajer operasi, dirancang untuk membantu mereka mengambil keputusan cepat dan mengurangi stres saat mengelola banyak data secara bersamaan. Amazon juga memperkenalkan prototype kacamata pintar bernama Amelia yang dipakai pengantar barang untuk mempermudah proses pengiriman. Meskipun berteknologi tinggi, perangkat ini bukan dimaksudkan untuk mengganti pengantar barang, melainkan membantu mereka. Meskipun begitu, ada laporan yang menyebut Amazon berencana mengganti ratusan ribu pekerja dengan robot dalam beberapa tahun ke depan, namun perusahaan membantah akan mengurangi tenaga kerja manusia dan malah berencana menambah pekerja.

Analisis Ahli

Dr. Agus Setiawan (ahli robotika)
Integrasi AI agentik dan robot multipel di gudang Amazon adalah kemajuan signifikan yang dapat meminimalkan risiko kesehatan kerja dan meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.
Prof. Dian Rahmawati (ekonom tenaga kerja)
Walaupun teknologi ini memberikan potensi manfaat, risiko pengurangan tenaga kerja harus diantisipasi dengan program pelatihan ulang dan kebijakan ketenagakerjaan yang adaptif.