TLDR
HTX dituntut oleh FCA karena promosi layanan crypto ilegal di Inggris. Justin Sun, yang terlibat dengan HTX, menghadapi masalah hukum yang berkaitan dengan penjualan sekuritas yang tidak terdaftar. Regulator Inggris memperketat pengawasan terhadap promosi cryptocurrency untuk melindungi konsumen. Regulator finansial Inggris, Financial Conduct Authority (FCA), melakukan tindakan hukum terhadap HTX, sebuah bursa kripto yang sebelumnya dikenal sebagai Huobi dan berhubungan dengan Justin Sun. Mereka dituduh melakukan promosi layanan kripto kepada konsumen Inggris tanpa izin resmi yang diwajibkan oleh peraturan baru yang efektif sejak Oktober 2023.Kasus ini diajukan di Pengadilan Tinggi London pada tanggal 22 Oktober 2023 dengan empat individu yang belum diungkapkan juga ikut menjadi tergugat terkait operasi dan pemasaran HTX. Ini merupakan bagian dari usaha FCA untuk melindungi konsumen Inggris serta menjaga kepercayaan pada sistem keuangan di negara tersebut.Justin Sun dikenal sebagai pendiri Tron dan juga menjabat sebagai penasihat di platform HTX. Koin TRX yang merupakan token utama dari Tron sempat turun sekitar 1% setelah kabar gugatan ini, meski tetap mempertahankan posisi di antara 10 aset digital terbesar oleh kapitalisasi pasar sekitar 30 miliar dolar AS.Regulasi baru di Inggris mengharuskan semua perusahaan kripto yang ingin mempromosikan diri kepada konsumen di wilayah itu untuk mendapatkan izin atau mematuhi ketentuan iklan yang ketat. FCA sebelumnya sudah memperingatkan HTX pada bulan Oktober 2023 dengan memasukkannya ke daftar perusahaan yang tidak berizin, yang berarti mereka tidak boleh melakukan promosi legal di Inggris.Tindakan hukum ini juga menambah tekanan pada Justin Sun yang telah menghadapi masalah hukum di Amerika Serikat terkait tuduhan penjualan sekuritas tidak terdaftar dan manipulasi pasar. FCA memperingatkan akan ada lebih banyak kasus penegakan hukum ke depan untuk memberantas promosi kripto yang menyesatkan.