Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Justin Sun Luncurkan DEX SunPerp Tembus Larangan Kripto Beijing

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
02 Okt 2025
76 dibaca
2 menit
Justin Sun Luncurkan DEX SunPerp Tembus Larangan Kripto Beijing

TLDR

Justin Sun meluncurkan DEX baru yang berfokus pada pasar Tiongkok meskipun ada larangan pemerintah.
Sun Wukong menjadi simbol keberanian dan kemajuan dalam industri kripto.
Meskipun larangan kripto di Tiongkok, aktivitas kripto masih tetap tinggi berkat platform yang dipengaruhi oleh Justin Sun.
Setelah larangan perdagangan dan penambangan kripto di Tiongkok pada 2021, aktivitas kripto di negara tersebut masih terus berlangsung. Justin Sun, tokoh sentral di dunia kripto asal Tiongkok, menggunakan kesempatan di konferensi TOKEN2049 untuk meluncurkan sebuah platform baru bernama SunPerp atau Sun Wukong. Platform ini adalah exchange terdesentralisasi khusus untuk kontrak berjangka perpetual yang menargetkan pengguna Tiongkok secara langsung.Sebelum larangan, platform HTX (sebelumnya Huobi) menguasai sekitar 22% volume perdagangan di bursa terpusat. Namun, setelah larangan, volume ini turun hingga sekitar 4%, menunjukkan bahwa banyak pengguna HTX adalah dari Tiongkok. Meskipun secara resmi telah keluar dari pasar Tiongkok, HTX dan blockchain Tron yang didirikan oleh Justin Sun masih sangat berpengaruh dalam ekosistem kripto di negara tersebut.Sebuah laporan dari Messari pada 2023 menyatakan bahwa sekitar 20% dari node Tron berada di Tiongkok, yang merupakan konsentrasi tertinggi di dunia. Aktivitas USDT di jaringan Tron juga diduga besar dari pengguna asal Tiongkok. Seperti yang dikatakan oleh Arthur Hayes, USDT adalah rekening dolar utama bagi para pengguna kripto di Tiongkok meski ada larangan mengikat.Konsep perpetual futures dalam bursa terdesentralisasi menjadi tren kuat dalam dunia DeFi tahun ini, dipelopori oleh platform seperti dYdX dan GMX. Tron dengan platform barunya berusaha mengalahkan pesaing dengan menghadirkan SunPerp, yang juga menyentuh sisi budaya lokal dengan nama 'Sun Wukong', tokoh legendaris dari cerita rakyat Tiongkok. Ini merupakan langkah strategis untuk menarik pengguna lokal sekaligus menantang kebijakan dilarang kripto oleh pemerintah Beijing.Peluncuran SunPerp adalah bentuk perlawanan terhadap pelarangan pemerintah dan simbol kekuatan desentralisasi yang tidak mudah dikendalikan. Platform ini menunjukkan bahwa selama tidak ada pusat yang bisa ditarget, pengguna bisa menggunakan VPN untuk mengakses dan bertransaksi secara bebas. Ini menjadi bukti bahwa teknologi blockchain dan DeFi punya potensi besar untuk terus berkembang, tanpa hambatan yang berarti dari regulasi lokal.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.