TLDR
Fleeming Jenkin adalah kapal kabel terbesar dan paling canggih, mendukung transisi energi bersih di Eropa. Kapal ini dirancang dengan emisi rendah, menggunakan teknologi ramah lingkungan. Jan De Nul berencana untuk memperluas armadanya dengan kapal instalasi batu subsea untuk memenuhi permintaan global. Jan De Nul, perusahaan kelautan dari Belgia, telah meluncurkan kapal penanam kabel bawah laut terbesar di dunia bernama Fleeming Jenkin. Kapal ini dibuat khusus untuk memasang kabel yang menghubungkan ladang angin lepas pantai ke daratan, memperkuat jaringan energi terbarukan di Eropa.Fleeming Jenkin memiliki kapasitas mengangkut kabel hingga 28.000 ton, memungkinkan pemasangan kabel dalam jumlah besar dan jarak yang sangat jauh, yakni hingga 700 kilometer. Kapal ini juga mampu memasang empat kabel secara bersamaan dengan kekuatan menarik kabel sampai 150 ton.Kapal ini didesain dengan teknologi ramah lingkungan seperti sistem pengurangan emisi nanopartikel sebesar 99%, baterai besar berkapasitas 2,5 megawatt-jam, dan penggunaan bahan bakar bio serta metanol hijau, sehingga mengurangi emisi karbon dan polusi di laut.Kapal ini akan digunakan dalam program TenneT yang mengembangkan sistem sambungan listrik offshore bertenaga dua gigawatt, dua kali lipat kapasitas yang ada sekarang. Fleeming Jenkin dan kapal kembar lainnya menjadi kunci dalam pembangunan jaringan energi yang andal di Eropa.Selain Fleeming Jenkin, Jan De Nul juga merencanakan kapal baru untuk instalasi batuan bawah laut bernama George W. Goethals guna melindungi infrastruktur bawah laut yang meningkat, memperkuat peran perusahaan dalam pengembangan infrastruktur energi global.