Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

WIFI Manfaatkan 50 Ribu Tower untuk Internet 100 Mbps Murah di Indonesia

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
21 Okt 2025
228 dibaca
2 menit
WIFI Manfaatkan 50 Ribu Tower untuk Internet 100 Mbps Murah di Indonesia

Rangkuman 15 Detik

WIFI menggandeng mitra penyedia infrastruktur untuk menggelar layanan internet murah tanpa membangun tower baru.
Frekuensi 1,4 GHz yang digunakan dalam proyek ini masih dalam tahap pengembangan ekosistem global.
WIFI memiliki rencana cadangan dengan beberapa mitra untuk memastikan distribusi layanan yang efektif.
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) meluncurkan proyek internet murah dengan kecepatan 100 Mbps yang dapat diperoleh hanya dengan biaya langganan Rp100 ribu per bulan. Proyek ini bertujuan menjangkau lebih banyak masyarakat terutama di Pulau Jawa, Papua, dan Maluku agar mendapatkan layanan internet berkualitas dengan harga terjangkau. Untuk mempercepat layanan, WIFI tidak membangun menara baru, melainkan bekerja sama dengan penyedia menara telekomunikasi seperti Tower Bersama Group dan Sentra Tama yang memiliki sekitar 50 ribu menara yang bisa digunakan untuk penggelaran jaringan fixed wireless access (FWA). Pulau Jawa menjadi fokus utama karena di sana terdapat sekitar 61% dari populasi Indonesia atau sekitar 45 juta potensi pelanggan. Jika diperlukan, WIFI juga akan berkolaborasi dengan Mitratel dan Providenindo untuk memperluas cakupan jaringan menara. Proyek WIFI menggunakan frekuensi 1,4 GHz yang tergolong baru dan belum memiliki ekosistem teknologi yang matang di dunia. Karena itu, WIFI menggandeng berbagai mitra teknologi internasional seperti Oreksai, Nokia, Huawei, dan perusahaan semikonduktor untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem frekuensi ini. Kolaborasi ini diharapkan bisa mempercepat penyebaran internet murah yang cepat dan andal di Indonesia, mengatasi keterbatasan infrastruktur, dan mendorong peningkatan akses digital secara merata ke seluruh wilayah, khususnya yang selama ini kurang terlayani.

Analisis Ahli

Shirley Widjaja (Telekomunikasi Expert)
Pendekatan kolaboratif menggunakan menara yang sudah ada sangat tepat untuk meningkatkan kecepatan penggelaran layanan internet, mengingat biaya infrastruktur merupakan penghambat utama di Indonesia.
Budi Santoso (Teknologi Wireless Specialist)
Frekuensi 1,4 GHz memang memiliki potensi besar untuk fixed wireless access, tetapi pengembangan ekosistemnya perlu inovasi teknologi dan dukungan kuat dari global vendor agar dapat diadopsi luas secara stabil.