Meta Luncurkan Fitur Deteksi Penipuan untuk Lindungi Orang Tua di WhatsApp dan Messenger
Teknologi
Keamanan Siber
21 Okt 2025
223 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Meta memperkenalkan fitur baru untuk mendeteksi dan mencegah penipuan di platform WhatsApp dan Messenger.
Penipuan terhadap orang tua menjadi perhatian utama, dengan penipu menggunakan teknik sosial untuk mengeksploitasi kerentanan mereka.
Kolaborasi antara organisasi dan perusahaan seperti AARP dan Amazon sangat penting dalam memerangi penipuan yang menargetkan orang dewasa yang lebih tua.
Meta, perusahaan teknologi besar, baru-baru ini memperkenalkan fitur baru di aplikasi pesan populer mereka, WhatsApp dan Messenger, untuk memerangi penipuan online yang sering kali menimpa orang tua. Fitur ini termasuk peringatan saat pengguna mencoba berbagi layar dengan kontak yang tidak dikenal, fitur yang sangat penting karena teknik ini sering digunakan scammer untuk mencuri informasi sensitif.
Di sisi Messenger, Meta kini menguji teknologi deteksi scam yang lebih canggih. Sistem ini menganalisis pesan masuk untuk mendeteksi kemungkinan penipuan. Jika ada indikasi penipuan, pengguna akan menerima peringatan untuk waspada dan mendapatkan tips tentang modus penipuan umum seperti tawaran kerja dari rumah atau janji uang mudah.
Meta juga mengungkapkan bahwa mereka telah mengambil tindakan tegas terhadap sekitar 8 juta akun yang terlibat dalam aktivitas penipuan selama paruh pertama tahun 2025. Selain itu, mereka menutup lebih dari 21.000 halaman Facebook dan akun yang menyamar sebagai layanan pelanggan demi menipu pengguna agar memberikan informasi pribadi.
Penipuan online sangat berbahaya bagi orang tua, yang seringkali menjadi korban karena kurangnya pengetahuan teknologi atau kondisi kesehatan seperti demensia. Scammer juga memanfaatkan kesepian atau kebutuhan sosial korban untuk menjebak mereka, sehingga kerugian yang terjadi tak hanya berdampak keuangan tetapi juga emosional dan sosial.
Meta juga bekerja sama dengan National Elder Fraud Coordination Center dan berbagai perusahaan besar untuk melawan penipuan terhadap orang tua. Meskipun langkah ini sudah terlambat, kolaborasi dan teknologi baru diharapkan dapat mengurangi angka penipuan serta melindungi pengguna yang paling rentan.
Analisis Ahli
Dr. Andi Santoso, Pakar Keamanan Siber
Penerapan fitur deteksi scam berbasis AI di platform populer seperti WhatsApp dan Messenger adalah langkah maju yang penting untuk melindungi kelompok rentan, namun harus diimbangi dengan edukasi yang berkelanjutan kepada pengguna agar mereka tidak mudah tertipu.Prof. Maria Kristina, Ahli Psikologi Sosial
Penipuan yang menargetkan lansia memanfaatkan faktor psikologis seperti kesepian dan kepercayaan. Oleh karena itu, selain teknologi, dukungan sosial dan edukasi keluarga juga kunci untuk mengurangi kerentanan korban.

