Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

NHTSA Selidiki Robotaxi Waymo yang Abaikan Rambu Berhenti Bus Sekolah

Teknologi
Robotika
robotics (5mo ago) robotics (5mo ago)
21 Okt 2025
199 dibaca
2 menit
NHTSA Selidiki Robotaxi Waymo yang Abaikan Rambu Berhenti Bus Sekolah

Rangkuman 15 Detik

Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam pengembangan teknologi robotaxi.
Penyelidikan oleh NHTSA menunjukkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bagi kendaraan otonom.
Waymo terus melakukan pembaruan untuk meningkatkan keamanan sistem pengemudian otomatisnya.
Industri robotaxi yang menggunakan teknologi pengemudian otomatis terus berkembang pesat di Amerika Serikat, tetapi masih banyak tantangan terkait keselamatan yang menjadi perhatian. Baru-baru ini, robotaxi Waymo yang merupakan produk dari perusahaan Alphabet gagal mengikuti aturan lalu lintas, khususnya saat berhadapan dengan bus sekolah yang sedang berhenti. Kejadian ini memicu penyelidikan dari pihak berwenang terkait potensi bahaya bagi penumpang dan pengguna jalan lain. Video yang beredar memperlihatkan insiden di Georgia di mana robotaxi Waymo awalnya berhenti namun kemudian memutar dan melewati lengan penghenti bus sekolah saat siswa turun. Hal ini bertentangan dengan rambu lalu lintas yang mengharuskan kendaraan berhenti untuk keselamatan anak-anak. Karena insiden tersebut, Lembaga Keamanan Lalu Lintas Nasional AS atau NHTSA membuka investigasi terhadap sekitar 2.000 unit kendaraan Waymo. Waymo sendiri mengaku telah menyiapkan pembaruan perangkat lunak yang dirancang khusus untuk memperbaiki masalah ini dengan memastikan robotaxi dapat berhenti dengan benar saat ada bus sekolah. Menurut juru bicara Waymo, keselamatan terutama terhadap anak-anak di sekitar bus sekolah menjadi prioritas utama yang selalu diperhatikan perusahaan dalam pengembangan teknologi mereka. NHTSA juga mencatat bahwa robotaxi tersebut menggunakan sistem pengemudian otomatis generasi ke-5 yang beroperasi tanpa pengemudi manusia saat kejadian di Georgia. Sebelumnya, lembaga ini pernah menutup investigasi selama 14 bulan terkait insiden serangkaian tabrakan kecil yang melibatkan robotaxi Waymo. Namun, ada laporan berbeda terkait perilaku yang dianggap tidak terduga dan potensi pelanggaran aturan lalu lintas oleh kendaraan tersebut. Teknologi robotaxi menjanjikan kemudahan dan kemajuan dalam transportasi, namun hambatan seperti ini menunjukkan bahwa sistem masih butuh pengujian dan penyempurnaan yang lebih matang. Pengawasan ketat dari regulator seperti NHTSA diperlukan untuk memastikan bahwa teknologi tersebut tidak mengorbankan keselamatan penggunanya dan masyarakat luas.

Analisis Ahli

Elon Musk
Teknologi autopilot memang revolusioner, tapi masih membutuhkan intervensi manusia terutama dalam situasi jalan yang kompleks dan tak terduga.
Chris Urmson (CEO Aurora Innovation)
Penting untuk terus melakukan pendekatan iteratif dalam pengembangan sistem self-driving agar dapat benar-benar aman dan dapat diandalkan di lingkungan jalan raya.