Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Terobosan Botox Untuk Meredakan Nyeri Amputasi Perang Di Ukraina

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
21 Okt 2025
1242 dibaca
2 menit
Terobosan Botox Untuk Meredakan Nyeri Amputasi Perang Di Ukraina

TLDR

Injeksi botulinum toksin dapat memberikan bantuan jangka pendek yang signifikan bagi pasien amputasi dengan nyeri phantom.
Metode injeksi yang ditargetkan menggunakan panduan ultrasound meningkatkan efektivitas pengobatan.
Studi ini menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi penggunaan botulinum toksin dalam pengobatan nyeri saraf lainnya.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa suntikan botulinum toxin, yang umum dikenal sebagai Botox, dapat memberikan pereda nyeri jangka pendek untuk para amputasi perang di Ukraina, khususnya bagi yang mengalami nyeri anggota tubuh hantu. Penemuan ini sangat penting mengingat krisis amputasi yang meningkat akibat invasi Rusia ke negara tersebut.Studi dilakukan oleh tim dari Northwestern University bersama dokter Ukraina dengan melibatkan 160 pasien amputasi di dua rumah sakit utama di Ukraina. Pasien dibagi dalam dua kelompok, satu menerima terapi standar sedangkan kelompok lainnya mendapat tambahan suntikan Botox yang disuntikkan secara tepat menggunakan panduan ultrasonografi.Hasilnya menunjukkan bahwa pasien yang menerima Botox mengalami penurunan rasa sakit yang signifikan dalam waktu satu bulan, dengan rata-rata penurunan sebesar 4 poin pada skala nyeri 10, sementara kelompok terapi standar hanya mengalami penurunan 1 poin saja. Namun, efek ini mulai menurun setelah tiga bulan.Keberhasilan metode ini disebabkan oleh teknik injeksi peri-neuromal yang menargetkan langsung ujung saraf dan jaringan lunak sekitar neuroma penyebab nyeri, sehingga mengurangi aktivitas saraf dan peradangan lokal. Meskipun efeknya bersifat sementara, ini menjadi tambahan terapi non-bedah yang efektif dalam mengatasi nyeri amputasi.Para peneliti merekomendasikan studi lebih lanjut dengan uji coba acak berskala besar serta pengembangan dosis dan metode pengulangan injeksi agar efek pereda nyeri Botox dapat berlangsung lebih lama, membuka peluang untuk aplikasi terapi pada jenis nyeri saraf lainnya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.