Last Energy Luncurkan Mikroreaktor Nuklir Terbaru di Texas Untuk Energi Masa Depan
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
18 Okt 2025
150 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Proyek reaktor mikro ini menunjukkan kemajuan dalam inovasi energi nuklir di Amerika Serikat.
Last Energy telah mendapatkan dukungan dari Departemen Energi untuk percepatan izin proyek.
Reaktor mikro seperti PWR-5 memiliki potensi untuk memberikan solusi energi yang aman dan efisien di lokasi yang lebih dekat dengan pengguna energi.
Last Energy bekerja sama dengan Sistem Universitas Texas A&M untuk menguji mikroreaktor nuklir berkapasitas 5 megawatt bernama PWR-5 di kampus riset RELLIS. Proyek ini bertujuan membuktikan bahwa reaktor kecil ini dapat beroperasi dengan aman dan menghasilkan listrik untuk jaringan listrik.
Reaktor PWR-5 merupakan versi kecil dari desain PWR-20 yang lebih besar. PWR-20 mampu memberikan 20 megawatt listrik dan 80 megawatt panas. Kedua reaktor ini dirancang agar mudah dipasang, hemat bahan bakar, dan dapat dioperasikan secara modular untuk memenuhi kebutuhan energi yang berbeda.
Proyek ini didukung penuh oleh dana swasta dan mendapat dukungan dari pemerintah AS melalui Departemen Energi. Program New Reactor Pilot Program mempercepat proses perizinan agar inovasi ini dapat segera diuji dan dikembangkan di lapangan.
Reaktor nuklir ini menggunakan bahan bakar uranium yang diperkaya rendah di bawah 4,95 persen untuk menjaga keamanan dan efisiensi. Dengan siklus bahan bakar selama 72 bulan, reaktor dapat beroperasi lama tanpa perlu pengisian ulang bahan bakar yang sering.
Keunggulan lain dari desain ini adalah ukurannya yang kecil dan dapat ditempatkan di lahan seluas 0,3 hektar saja, memungkinkan reaktor bisa dibangun di dekat tempat yang membutuhkan energi, sehingga mengurangi kehilangan energi saat transmisi.
Analisis Ahli
John Deutch (Former MIT Dean and Energy Expert)
Pengembangan mikroreaktor seperti ini sangat penting untuk masa depan energi yang bersih dan terjangkau, tapi perlu diperhatikan bahwa skala kecil belum tentu bisa menggantikan kebutuhan jaringan listrik besar dalam jangka pendek.Jacopo Buongiorno (Nuclear Engineering Professor, MIT)
Standarisasi dan modularisasi reaktor kecil ini bisa mempercepat pembangunan dan mengurangi biaya, namun jaminan keamanan operasional harus tetap menjadi prioritas utama agar dapat diterima publik.

