Meta Luncurkan Fitur AI untuk Perbaiki Foto dari Kamera Ponsel Pengguna
Teknologi
Kecerdasan Buatan
18 Okt 2025
262 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Meta meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengedit foto dari kamera ponsel mereka dengan bantuan AI.
Pengguna harus memberikan izin tambahan agar foto mereka digunakan untuk melatih AI Meta.
Privasi pengguna dijanjikan akan dijaga, dengan klaim bahwa foto tidak akan digunakan untuk penargetan iklan.
Meta meluncurkan fitur baru yang mengandalkan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna Facebook di AS dan Kanada memperbaiki kualitas foto dan video dari kamera ponsel mereka sebelum diunggah ke Facebook. Fitur ini bekerja dengan memindai kamera roll ponsel untuk menemukan dan menyarankan foto-foto yang mungkin menarik untuk dibagikan.
Jika pengguna mengaktifkan fitur ini, foto dari kamera roll mereka akan diunggah ke cloud milik Meta. Namun, Meta menyatakan bahwa foto yang diunggah tersebut tidak akan digunakan untuk melatih kecerdasan buatannya kecuali pengguna memilih untuk mengedit atau membagikan hasil pengeditan tersebut.
Meta mengklaim bahwa data foto dari kamera roll tidak akan digunakan untuk tujuan penargetan iklan dan bahwa penggunaan foto terbatas untuk memberikan ide kreatif agar konten yang diunggah menjadi lebih menarik dan berkualitas.
Fitur ini ditujukan untuk membantu pengguna yang suka mengambil banyak foto tapi tidak sempat mengedit atau membuat konten yang menarik, sehingga AI Meta dapat memberikan rekomendasi pengeditan ataupun membuat kolase secara otomatis.
Peluncuran fitur ini akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan yang akan datang. Pengguna akan diminta memberikan izin terlebih dahulu untuk mengaktifkan fitur pemrosesan cloud yang memanfaatkan AI ini.
Analisis Ahli
Dr. Eka Prasetya, Pakar Etika Teknologi
Meta harus transparan dan memberdayakan pengguna dengan kontrol penuh atas data mereka untuk menghindari eksploitasi dan menjaga keamanan digital.Andi Wijaya, Analis Keamanan Siber
Pengunggahan foto ke cloud meningkatkan resiko kebocoran data dan harus disertai pengamanan ekstra agar tidak disalahgunakan pihak ketiga.
