Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pinterest Hadirkan Fitur 'Tuner' untuk Kurangi Konten AI di Feed Pengguna

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (5mo ago) artificial-intelligence (5mo ago)
17 Okt 2025
91 dibaca
1 menit
Pinterest Hadirkan Fitur 'Tuner' untuk Kurangi Konten AI di Feed Pengguna

Rangkuman 15 Detik

Pinterest memperkenalkan alat untuk mengatur konten AI di feed pengguna.
Pengguna dapat memilih kategori yang ingin mereka sesuaikan dengan lebih atau kurang konten AI.
Fitur ini sudah tersedia untuk pengguna Android dan desktop, sementara pengguna iPhone akan mendapatkan fitur ini segera.
Pinterest menghadirkan alat baru yang memungkinkan pengguna mengatur jumlah konten yang dihasilkan oleh AI di feed mereka. Ini merupakan langkah penting setelah banyaknya konten AI yang muncul di platform, terutama di kategori kecantikan, seni, fashion, dan dekorasi rumah. Pengguna bisa mengakses alat ini melalui pengaturan di tab 'GenAI interests' pada bagian 'refine your recommendations'. Saat ini, fitur ini sudah tersedia bagi pengguna Android dan desktop, sementara pengguna iPhone akan mendapatkannya dalam beberapa minggu ke depan. Meskipun fitur ini memungkinkan penyesuaian, Pinterest tidak menjanjikan feed yang sepenuhnya bebas konten AI. Alat ini hanya berfungsi untuk 'image Pins' yang dianggap rentan terhadap konten AI, sehingga pengguna tetap akan melihat konten campuran. Sebelumnya, Pinterest telah memperkenalkan label 'AI modified' untuk menandai konten yang telah dimodifikasi oleh AI. Perusahaan ini juga terus meningkatkan deteksi dan memperjelas tanda label tersebut agar pengguna lebih mudah mengenali konten AI. Dengan adanya fitur ini, Pinterest berharap dapat memberikan kontrol lebih kepada pengguna atas feed mereka, membuat pengalaman penggunaan menjadi lebih personal dan sesuai keinginan, sekaligus mengurangi ketergantungan berlebihan pada konten yang dibuat oleh AI.

Analisis Ahli

Dr. Maya Santoso, Pakar AI dan Media Sosial
Fitur ini merupakan inovasi tepat yang bisa menjadi model bagi platform lain dalam menangani konten AI, terutama karena memberikan kontrol kepada pengguna dalam menentukan seberapa banyak pengaruh AI pada aktivitas digital mereka.