AI summary
Negara-negara berpenghasilan rendah perlu mengambil kontrol atas sistem kesehatan mereka. Pemotongan dana dari negara donor besar menciptakan peluang untuk merancang ulang pendekatan kesehatan global. Kolaborasi yang lebih baik antara negara-negara dan organisasi internasional diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sistem kesehatan. Sejak tahun 2021, dana internasional untuk layanan kesehatan di negara berpenghasilan rendah dan menengah mengalami penurunan yang cukup tajam. Amerika Serikat, yang sebelumnya merupakan penyumbang terbesar, memotong sekitar 9 miliar dolar AS dan keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hal ini sangat berdampak pada pelayanan kesehatan di berbagai negara, termasuk di Yordania.Banyak negara Eropa lain seperti Perancis, Jerman dan Inggris juga turut mengurangi kontribusi mereka, yang menyebabkan kekurangan dana di program-program kesehatan penting. Dampak nyata dari pengurangan dana ini sudah dirasakan langsung oleh sistem kesehatan dan pasien yang mengandalkan bantuan internasional.Para pemimpin dan ilmuwan kesehatan mendiskusikan perlunya perubahan besar dalam sistem pendanaan dan pengelolaan kesehatan global. Ada kesepakatan bahwa negara-negara di global selatan harus mengambil kontrol lebih besar atas pembiayaan dan pengembangan sistem kesehatan mereka agar tidak tergantung terus-menerus pada donor asing.Meskipun sumbangan dari yayasan seperti Wellcome dan Gates Foundation tetap ada, mereka tidak bisa menggantikan pengurangan besar dari pemerintah seperti AS dan negara-negara Eropa. China memberikan bantuan yang berbeda dengan fokus pada proyek infrastruktur dan tidak berambisi mengisi kekosongan pendanaan secara signifikan.Peran WHO dan organisasi internasional ke depan diprediksi lebih fokus untuk mengkoordinasi riset, pengembangan teknologi kesehatan dan membantu pelaksanaan program sesuai prioritas nasional. Keberlangsungan layanan kesehatan global sangat bergantung pada kemampuan negara penerima untuk berinvestasi dan mengelola sistem mereka dengan mandiri.
Penurunan tajam dana asing menjadi alarm bahwa ketergantungan negara miskin terhadap bantuan luar negeri sudah tidak berkelanjutan dan justru menghambat pembangunan sistem kesehatan yang mandiri. Saatnya negara-negara tersebut mengambil tanggung jawab dan merancang sistem kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal tanpa bergantung pada donor asing yang labil.