Paxos Salah Cetak 300 Triliun PYUSD, Protokol DeFi Terhenti Singkat
Finansial
Mata Uang Kripto
16 Okt 2025
90 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Kesalahan minting sebesar 300 triliun PYUSD oleh Paxos menunjukkan kerentanan dalam pengelolaan stablecoin.
Dampak dari kesalahan tersebut mempengaruhi protokol DeFi meskipun tidak ada dana nasabah yang terpengaruh.
Regulator seperti NYDFS terlibat dalam meninjau insiden untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Pada tanggal 15 Oktober, penerbit stablecoin Paxos mengalami kesalahan serius saat melakukan transfer internal yang menyebabkan pencetakan 300 triliun token PayPal USD (PYUSD). Kesalahan ini setara dengan jumlah yang hampir dua kali lipat dari total produk domestik bruto (PDB) dunia.
Kesalahan tersebut diperkirakan terjadi karena kesalahan input data (fat-finger), dimana operator salah memasukkan angka sehingga jumlah token yang tercetak berlebihan jauh dari yang seharusnya hanya 300 juta token.
Meskipun token ilegal ini sempat beredar selama kurang lebih 30 menit, Paxos segera bertindak dengan membakar seluruh token yang salah cetak dan mengembalikan pasokan PYUSD ke level normal sekitar 253 juta token.
Protokol pinjaman terdesentralisasi Aave dan beberapa protokol DeFi lainnya sempat membekukan setoran baru PYUSD untuk mencegah konsekuensi yang lebih luas, hingga masalah benar-benar ditangani.
Regulator New York, NYDFS, kini tengah meninjau insiden tersebut. Meskipun tidak ada dana pengguna yang terdampak, kejadian ini menimbulkan kekhawatiran seputar mekanisme kontrol penerbit stablecoin dan dampaknya terhadap pasar kripto secara keseluruhan.
Analisis Ahli
Andreas M. Antonopoulos
Kesalahan seperti ini menggarisbawahi perlunya mekanisme otomatis untuk mendeteksi dan mengoreksi pencetakan token yang berlebihan, sehingga risiko sistemik bisa diminimalkan dalam ekosistem blockchain yang semakin kompleks.Laura Shin
Meskipun masalah ini cepat ditangani, ini mengingatkan pasar crypto bahwa kontrol terpusat atas stablecoin membawa risiko besar yang harus diwaspadai oleh semua pelaku industri dan regulator.