Kementerian Komunikasi Siap Umumkan Pemenang Lelang Frekuensi 1,4 GHz
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
15 Okt 2025
62 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Lelang frekuensi 1,4Ghz bertujuan untuk meningkatkan akses internet di Indonesia.
PT Telemedia Komunikasi Pratama dan PT Eka Mas Republik diprediksi menjadi pemenang lelang untuk regional tertentu.
Penyediaan internet cepat diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.
Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia sedang mempersiapkan pengumuman pemenang lelang frekuensi 1,4 GHz. Lelang ini bertujuan untuk menyediakan layanan internet dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang terjangkau bagi masyarakat seluruh Indonesia.
Menurut kabar yang beredar, PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha dari Surge (WIFI), berpotensi menjadi pemenang untuk wilayah Regional 1. Sedangkan PT Eka Mas Republik atau MyRepublic diperkirakan akan memenangkan lelang di Regional 2 dan 3, tetapi pengumuman resmi belum keluar sehingga informasi ini belum pasti.
Lelang ini khusus untuk broadband wireless access atau BWA yang diharapkan dapat memperluas cakupan jaringan fixed broadband di berbagai daerah. Pembagian wilayah lelang dibagi menjadi tiga regional dengan total 15 zona yang mencakup sebagian besar wilayah Indonesia.
Zona pada Regional 1 misalnya mencakup daerah-daerah besar seperti Banten, Jakarta, dan Jawa Timur, serta wilayah Timur Indonesia seperti Papua dan Maluku. Sedangkan Regional 2 dan 3 meliputi wilayah Sumatera, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Kalimantan dengan berbagai zona tetap terpisah berdasarkan daerah administrasi.
Presiden Direktur WIFI, Yune Marketatmo, menyatakan bahwa pihaknya masih mengikuti proses lelang ini. Di masa depan, pemenangan lelang ini diharapkan dapat mempercepat akses internet cepat yang terjangkau dan memperbaiki kualitas konektivitas di seluruh Indonesia.
Analisis Ahli
Wayan Toni
Pengumuman pemenang lelang frekuensi ini akan menjadi tonggak penting untuk memperluas akses internet cepat yang terjangkau dan meningkatkan konektivitas nasional.
