ETF Bitcoin dan Ethereum Pulih Cepat, Tanda Awal Akumulasi Institusional?
Finansial
Mata Uang Kripto
15 Okt 2025
65 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
ETFs Bitcoin dan Ethereum mengalami arus masuk yang signifikan setelah penjualan besar-besaran, menunjukkan minat yang kuat dari investor institusi.
Data menunjukkan bahwa, meskipun ada volatilitas, kepercayaan institusi terhadap aset digital tetap tinggi.
Indikator makro dan on-chain menunjukkan bahwa akumulasi dapat terjadi, yang dapat menjadi tanda positif untuk pasar di kuartal keempat.
Pada tanggal 14 Oktober, dana ETF Bitcoin dan Ethereum berhasil merekam arus masuk bersih sebesar Rp 5.66 triliun ($338,8 juta) setelah tiga hari berturut-turut mengalami penarikan besar-besaran. Ini menunjukkan bahwa meskipun pasar telah mengalami tekanan signifikan, institusi mulai menambah eksposur mereka pada aset kripto. Data menunjukkan bahwa Bitcoin spot ETF menarik dana sebesar Rp 1.71 triliun ($102,58 juta) dan Ethereum ETF sebesar Rp 3.94 triliun ($236,22 juta) , menandakan gerakan beli yang cukup besar setelah penurunan pasar.
Pekan sebelumnya ditandai dengan penurunan tajam yang didorong oleh ketegangan perdagangan antara AS dan China serta likuidasi posisi leverage yang luas, menyebabkan pasar kripto kehilangan lebih dari Rp 8.35 quadriliun ($500 miliar) dalam kapitalisasi. Namun, meskipun volatilitas tersebut, beberapa dana besar seperti Fidelity dan Bitwise mencatat arus masuk modal yang signifikan ke produk ETF mereka, menunjukan minat institusional yang tetap hidup.
Sinyal on-chain juga mendukung pandangan bahwa akumulasi sedang berlangsung. Jumlah Bitcoin yang dipegang oleh pemegang jangka pendek meningkat, sementara pasokan Ethereum yang tersimpan di bursa menurun ke level terendah berbulan-bulan. Ini biasanya diartikan sebagai tanda bahwa investor mengambil koin mereka dari bursa menuju kepemilikan pribadi, sebuah indikasi positif bagi harga dan permintaan jangka panjang.
Para analis pun memberikan pandangan yang beragam. Beberapa menilai rebound ini positif tetapi masih terlalu dini untuk menyebutnya sebagai tren yang berkelanjutan, sementara yang lain melihat ini sebagai tanda kuat bahwa institusi sedang membeli pada saat pasar sedang tekanan, menyiapkan posisi untuk kuartal terakhir tahun ini yang potensial lebih menguntungkan.
Dengan kondisi makro yang mulai membaik, seperti kemungkinan berakhirnya program pengurangan neraca The Fed dan penurunan suku bunga, serta lonjakan volume perdagangan ETF yang mencapai sampai Rp 115.56 triliun ($6,92 miliar) , pasar kripto nampak mulai memasuki fase baru dimana permintaan institusional kembali menguat, meskipun sentimen ritel masih berhati-hati.
Analisis Ahli
Kevin Lee
Sinyal yang ada masih terlalu dini, perlu arus masuk yang konsisten dan kondisi pasar derivatif yang normal.Siraaj Ahmed
Ini adalah tanda awal akumulasi institusional, mereka membeli saat ketakutan bukan panik.Ivo Georgiev
Likuidasi besar tidak menggoyahkan kepercayaan institusional jangka panjang dan ini adalah kesempatan untuk menambah posisi spot.Eric Balchunas
Aset ETF kripto sudah mendekati $1 triliun dan arus masuk besar baru-baru ini menunjukkan permintaan institusional masih kuat.