ETF Bitcoin dan Ethereum Merugi 755 Juta Dolar Akibat Ketegangan Perdagangan AS-China
Finansial
Mata Uang Kripto
14 Okt 2025
133 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pasar kripto mengalami likuidasi besar-besaran yang mempengaruhi kepercayaan investor.
Meskipun ada outflow, BlackRock tetap mencatat inflow pada produk ETF Bitcoin-nya.
Pernyataan Jerome Powell dapat mempengaruhi arah pasar cryptocurrency ke depan.
Pasar aset kripto mengalami likuidasi besar-besaran yang menghapus nilai pasar lebih dari 500 miliar dolar AS selama akhir pekan akibat ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif 100% pada produk impor China telah meningkatkan ketidakpastian pasar dan memicu aksi jual besar di dalam ekosistem kripto.
Exchange-traded funds (ETF) spot Bitcoin dan Ethereum yang diperdagangkan di Amerika Serikat mencatat arus keluar besar mencapai 755 juta dolar AS pada 13 Oktober. ETF Bitcoin mengalami penarikan dana 326,52 juta dolar AS sementara ETF Ethereum lebih dalam dengan 428,52 juta dolar AS. Penarikan ini menandai hari ketiga berturut-turut mengalami kerugian bersih.
Di antara ETF Bitcoin, produk BlackRock, iShares Bitcoin Trust (IBIT), satu-satunya yang memperoleh arus masuk sebesar 60,36 juta dolar AS. Sementara itu, Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) kehilangan 145,39 juta dolar AS, yang merupakan penarikan terbesar pada hari itu. Secara keseluruhan, nilai aset bersih dari ETF Bitcoin mencapai 157,18 miliar dolar AS, yang merupakan hampir 7% dari kapitalisasi pasar Bitcoin.
Harga Bitcoin turun sekitar 2,54% menjadi 112.283 dolar AS dan Ethereum anjlok 3,39% ke 4.030 dolar AS di tengah kepanikan pasar yang berkaitan dengan ketegangan perdagangan dan kemungkinan kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat. Namun, meski terjadi penurunan ini, minggu sebelumnya dana investasi kripto masih mencatatkan inflow sebesar 3,17 miliar dolar AS, menandakan adanya permintaan institusional yang cukup kuat.
Analis memperingatkan volatilitas Bitcoin sedang sangat rendah, sebuah indikasi teknikal bahwa pergerakan harga besar akan terjadi dalam waktu dekat. Sementara itu, BitMine, pemegang Ether korporasi terbesar, justru menambah kepemilikan Ether sebanyak 202.000 ETH senilai 827 juta dolar AS. Aksi ini memberi sinyal bahwa sebagian besar investor masih percaya pada potensi jangka panjang kripto meskipun sedang terjadi tekanan pasar saat ini.
Analisis Ahli
Tony Severino
Compression pada Bollinger Bands mingguan Bitcoin menandakan volatilitas yang sangat rendah, yang biasanya diikuti oleh pergerakan harga besar yang dapat membawa pasar ke arah breakout atau koreksi tajam.