Perusahaan Publik Tambah Bitcoin 40%, Harga BTC Malah Stagnan Di Bawah 115 Ribu
Finansial
Mata Uang Kripto
15 Okt 2025
170 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Akumulasi Bitcoin oleh perusahaan publik meningkat hampir 40% di Q3 2025.
Harga Bitcoin tetap di bawah $115.000 meskipun ada peningkatan signifikan dalam kepemilikan institusional.
Sentimen pasar terhadap Bitcoin terpengaruh oleh volatilitas dan ketidakpastian ekonomi global.
Pada kuartal ketiga tahun 2025, jumlah perusahaan publik yang memiliki Bitcoin melonjak hampir 40%, mencapai rekor tertinggi sebanyak 172 perusahaan. Total Bitcoin yang dimiliki mereka mencapai sekitar 1,02 juta BTC, atau sekitar 4,8% dari total pasokan, dengan nilai sekitar 117 miliar dolar AS. Lonjakan ini terjadi berkat transaksi besar dan masuknya pemain baru di pasar kripto.
Meski ada lonjakan kepemilikan dari perusahaan-perusahaan besar seperti Strategy dan Metaplanet, harga Bitcoin sendiri tetap tidak bergerak signifikan, bertahan di bawah harga 115.000 dolar AS. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan tentang mengapa akumulasi institusional yang besar tidak langsung menaikkan harga Bitcoin di pasar secara luas.
Beberapa faktor menyebabkannya adalah ketidakpastian ekonomi global, termasuk ketegangan perdagangan dan kebijakan moneter AS yang berubah-ubah, serta likuiditas pasar kripto yang menipis akibat gelombang likuidasi besar baru-baru ini. Selain itu, sentimen negatif dari komunitas kripto, terutama terkait rencana kompensasi Binance, mengurangi kepercayaan para trader dan investor.
Secara teknis, analis Valdrin Tahiri memperingatkan potensi penurunan harga Bitcoin ke level support krusial di 105.000 dolar AS, dan bila gagal bertahan, harga bisa turun hingga di bawah 100.000 dolar AS untuk pertama kalinya sejak bulan Juni. Sementara itu, harga saham perusahaan seperti Metaplanet bahkan turun lebih tajam, menunjukkan melemahnya minat investor terhadap perusahaan yang sangat terdampak kepemilikan Bitcoin.
Meski kondisi saat ini penuh tantangan, ada harapan dari sebagian analis yang memandang skenario bullish jangka panjang masih terbuka. Jika tekanan beli meningkat, harga Bitcoin bisa menembus level resistance di 126.418 dolar AS dan berpotensi mencapai 130.000 dolar AS, menandai rekor harga baru. Namun investor perlu tetap waspada pada volatilitas dan risiko yang masih melekat.
Analisis Ahli
Valdrin Tahiri
Pemulihan harga Bitcoin setelah crash masih rapuh dengan potensi kembali mengalami tekanan jual jika level support utama gagal bertahan.