Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kenaikan Saham Sandisk 253% Tahun Ini: Apakah Masih Layak Dibeli?

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (5mo ago) investment-and-capital-markets (5mo ago)
15 Okt 2025
59 dibaca
2 menit
Kenaikan Saham Sandisk 253% Tahun Ini: Apakah Masih Layak Dibeli?

Rangkuman 15 Detik

Sandisk mengalami lonjakan signifikan dalam harga saham, menarik perhatian investor.
Rasio harga terhadap penjualan Sandisk menunjukkan potensi undervaluasi dibandingkan dengan rekan-rekannya.
Model DCF menyarankan bahwa saham Sandisk mungkin masih undervalued, meskipun ada risiko yang harus diperhatikan.
Sandisk mengalami lonjakan harga saham yang luar biasa sebesar 47,8% dalam sebulan terakhir dan sudah mencapai 253,6% selama tahun ini. Kenaikan ini membuat banyak investor tertarik untuk mempertimbangkan ulang potensi dan risiko investasi di perusahaan teknologi ini. Saham Sandisk saat ini diperdagangkan pada harga Rp 212.57 juta ($127,29) per saham dengan rasio price-to-sales atau P/S sebesar 2,5 kali. Rasio ini menunjukkan bahwa saham Sandisk masih termasuk undervalued jika dibandingkan dengan rata-rata industri teknologi dan para pesaingnya. Rasio P/S sangat berguna untuk menilai perusahaan teknologi yang keuntungan bersihnya fluktuatif atau bahkan negatif, karena mengukur harga saham berdasarkan total penjualan perusahaan. Dalam kasus Sandisk, P/S yang rendah menandakan harga saham mungkin belum sepenuhnya mencerminkan prospek pendapatan di masa depan. Selain itu, model discounted cash flow (DCF) memberikan estimasi bahwa saham Sandisk masih dihargai lebih rendah sekitar 22% dari nilai wajarnya. Ini menguatkan argumen bahwa saham masih memiliki ruang untuk naik saat pasar memperhitungkan pertumbuhan penjualan perusahaan. Namun, penting dicatat bahwa Sandisk masih melaporkan laba bersih negatif, dan harga saham saat ini sudah di atas target sebagian besar analis. Hal ini menjadi tanda peringatan bagi investor karena potensi risiko yang masih ada jika kondisi keuangan perusahaan tidak segera membaik.

Analisis Ahli

Aswath Damodaran
Model DCF menunjukkan bahwa meskipun harga saham sudah naik pesat, potensi pertumbuhan pendapatan Sandisk belum tercermin sepenuhnya dalam harga saham saat ini.
Kathryn Staley
Kenaikan saham yang signifikan perlu dibarengi dengan perbaikan kinerja keuangan yang berkelanjutan agar valuasi saat ini bisa dibenarkan.