Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bahaya Besar: Setengah Komunikasi Satelit Global Bisa Disadap Murah Dan Mudah

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
14 Okt 2025
1336 dibaca
2 menit
Bahaya Besar: Setengah Komunikasi Satelit Global Bisa Disadap Murah Dan Mudah

TLDR

Banyak komunikasi satelit yang penting tidak terenkripsi dan rentan terhadap intersepsi.
Peralatan untuk menyadap sinyal satelit dapat diperoleh dengan biaya yang sangat terjangkau.
Ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keamanan dalam infrastruktur komunikasi satelit global.
Penelitian terbaru dari Universitas California, San Diego dan Universitas Maryland mengungkapkan bahwa hampir setengah dari sinyal komunikasi satelit global yang beroperasi di orbit geostasioner dikirim tanpa enkripsi. Artinya, data pribadi, korporat, dan militer bisa dengan mudah disadap hanya menggunakan alat yang harganya kurang dari 800 dolar Amerika Serikat.Para peneliti menggunakan perangkat sederhana di atap sebuah gedung di San Diego untuk menangkap ribuan komunikasi yang seharusnya tidak bisa diakses publik. Mereka menemukan data seperti panggilan dan pesan dari operator ponsel T-Mobile, data wi-fi di dalam pesawat, serta komunikasi internal dari perusahaan listrik dan penggunaan militer di Amerika Serikat dan Meksiko.Sinyal satelit ini ditujukan untuk area luas di bumi, terkadang mencakup hingga 40 persen wilayah planet pada satu waktu. Proses menyambungkan menara seluler jarak jauh dengan jaringan inti menggunakan satelit menjadi salah satu penyebab utama bocornya data karena sinyal ini disiarkan secara terbuka.Temuan yang paling mengkhawatirkan adalah data militer dan lembaga penegak hukum yang tidak dienkripsi, termasuk laporan intelijen, lokasi personel, dan komunikasi penting lainnya. Infrastruktur vital seperti sistem kelistrikan juga rentan dengan data yang tidak terlindungi, memicu kekhawatiran potensi gangguan atau penyalahgunaan.Hasil penelitian ini diharapkan memicu perubahan besar dalam industri agar segera menerapkan keamanan enkripsi yang lebih kuat. Para peneliti juga memperingatkan bahwa jika tidak ditindaklanjuti, ada kemungkinan besar intelijen asing telah dan akan terus memanfaatkan celah besar ini untuk tujuan pengawasan dan serangan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.