Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

MSTR Gagal Beli Bitcoin Murah saat Harga Jatuh Drastis

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
13 Okt 2025
297 dibaca
1 menit
MSTR Gagal Beli Bitcoin Murah saat Harga Jatuh Drastis

Rangkuman 15 Detik

Strategi pembelian bitcoin oleh MSTR melebihi harga pasar saat itu.
Pengumuman politik dapat memiliki dampak signifikan pada pasar crypto.
Perusahaan perlu mempertimbangkan waktu dan harga saat melakukan pembelian aset digital.
Strategi MSTR, pemilik bitcoin korporat terbesar, baru-baru ini membeli 220 BTC dengan harga rata-rata 123.561 USD menggunakan dana hasil penjualan saham preferen senilai 27,3 juta USD. Pembelian ini diumumkan melalui press release pada hari Senin. Sayangnya, pembelian tersebut dilakukan pada harga yang lebih tinggi daripada nilai pasar bitcoin saat itu, karena bitcoin mengalami crash tajam hingga menyentuh 103.000 USD pada hari Jumat. Harga itu sekitar 16% lebih rendah dibanding harga beli MSTR. Kejatuhan harga bitcoin ini terjadi saat ketegangan antara AS dan China meningkat terkait kebijakan tarif yang diumumkan oleh Trump, yang menaikkan tarif perdagangan serta memperketat ekspor logam tanah jarang. Peristiwa ini memicu kekhawatiran pasar dan volatilitas harga crypto. Dengan pembelian terbaru, total kepemilikan bitcoin MSTR mencapai 640.250 BTC dengan harga rata-rata perolehan sejak 2020 sebesar 73.000 USD per BTC. Harga saham MSTR pun naik 2,5% setelah pengumuman pembelian ini. Secara keseluruhan, MSTR kehilangan kesempatan membeli bitcoin dengan harga lebih murah di momen crash, walau mereka tetap menjadi pemain penting yang terus memperkuat posisinya di pasar crypto melalui strategi pembelian terus-menerus.

Analisis Ahli

Andreas Antonopoulos
Membeli saat pasar sedang volatile adalah hal biasa, namun membeli pada harga tinggi saat ada kesempatan harga murah menunjukkan kurangnya pemanfaatan momentum pasar yang optimal oleh MSTR.