Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Strategy (MSTR) Tambah 1.955 Bitcoin Meski Saham Turun dan Kritik Meningkat

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
08 Sep 2025
63 dibaca
2 menit
Strategy (MSTR) Tambah 1.955 Bitcoin Meski Saham Turun dan Kritik Meningkat

Rangkuman 15 Detik

Strategy terus meningkatkan kepemilikan Bitcoin meskipun menghadapi kritik dari pemegang saham.
Kinerja harga saham Strategy menurun, dan mereka kehilangan kesempatan untuk masuk ke indeks S&P 500.
Perusahaan seperti Robinhood dapat mempengaruhi posisi pasar Strategy meskipun kinerja keuangan mereka kuat.
Strategy (MSTR) baru saja mengumumkan pembelian tambahan 1.955 Bitcoin senilai 217 juta dolar AS. Dengan penambahan ini, total aset digital mereka kini mencapai 638.460 BTC. Langkah ini dilakukan meski harga saham perusahaan mengalami penurunan cukup signifikan. Harga rata-rata pembelian Bitcoin sekarang berada di angka 73.880 dolar AS, naik dari sebelumnya karena pembelian terbaru dilakukan di harga sekitar 111.196 dolar AS per BTC. Kenaikan harga Bitcoin sempat terlihat naik ringan setelah pengumuman ini. Sebelumnya, MSTR mendapat kritik keras dari pemegang saham terkait janji mereka dengan metrik mNAV. Mereka sempat berjanji tidak akan menerbitkan saham baru jika mNAV turun di bawah 2,5 kali, namun janji ini dibatalkan dan memberi ruang bagi potensi dilusi. Metrik mNAV MSTR turun drastis ke sekitar 1,5 kali, sejalan dengan turunnya harga saham perusahaan yang kini diperdagangkan di kisaran 335 dolar AS, turun 26 persen sejak Juli. Selain itu, MSTR gagal masuk ke indeks S&P 500, kalah dari Robinhood walau memenuhi semua kriteria. Kegagalan masuk ke S&P 500 menjadi pukulan tersendiri bagi MSTR yang sebenarnya menunjukkan kinerja kuartal kuat. Namun, langkah pembelian Bitcoin secara besar-besaran menunjukkan keyakinan mereka terhadap aset kripto sebagai strategi inti perusahaan ke depan.

Analisis Ahli

Michael Saylor
Saya percaya bahwa terus mengakumulasi Bitcoin merupakan langkah strategis yang berani dan penting untuk masa depan perusahaan dalam era digital, meskipun pasar saham tradisional belum sepenuhnya memahami nilai transformasi ini.