AI summary
China berupaya untuk mengembangkan teknologi secara mandiri dan menghindari ketergantungan pada negara lain. Ketegangan perdagangan dengan AS mempengaruhi kebijakan teknologi dan inovasi di China. Partai Komunis China menekankan pentingnya inovasi dalam menghadapi tantangan global. China menghadapi tekanan besar dari Amerika Serikat yang mengancam mengenakan tarif tinggi dan membatasi ekspor perangkat lunak penting. Dalam situasi ini, media resmi Partai Komunis China mengingatkan bahwa China tidak boleh menjadi negara yang bergantung pada teknologi asing.Dalam serangkaian editorial, People’s Daily menegaskan pentingnya memegang kendali penuh atas teknologi inti untuk dapat bersaing secara global dan mengembangkan kemampuan sendiri. Mereka menolak sikap meniru dan bergantung pada inovasi negara lain.Pernyataan ini muncul saat China menyiapkan rencana lima tahun berikutnya dan terus merespon ketegangan dagang yang meningkat dengan Amerika Serikat. Ancaman tarif 100 persen terhadap barang China dan pembatasan ekspor software membuat China semakin sadar akan pentingnya kemandirian teknologi.Sukses China melewati berbagai hambatan teknologi, yang disebut sebagai 'choke points', dinilai telah membangun semangat juang dan rasa percaya diri masyarakat. Tekanan dari luar justru membuat China semakin gigih dan berani mengambil langkah besar demi kemajuan teknologi.China bertekad memperkuat riset dan inovasi teknologi agar tidak lagi bergantung pada negara lain. Ini akan menjadi fokus utama dalam strategi pembangunan nasional selama lima tahun ke depan untuk memastikan kedaulatan teknologi dan posisi yang kuat di arena global.
Tekanan dari luar telah menjadi pemicu penting bagi China untuk mendorong inovasi teknologi domestik secara besar-besaran. Namun, kemandirian teknologi bukanlah hal yang mudah dicapai dalam waktu singkat karena kompleksitas rantai pasokan dan penguasaan teknologi global yang saling terkait.