Bitcoin Gagal Tembus Garis Tren Kritis, Harga Bisa Turun di Bawah 100.000 Dollar
Finansial
Mata Uang Kripto
13 Okt 2025
259 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bitcoin mengalami kesulitan untuk mempertahankan level di atas garis tren kritis.
Indikator MACD menunjukkan melemahnya momentum bullish.
Para bulls harus memecahkan level resistensi untuk mengubah tren pasar saat ini.
Bitcoin mengalami penurunan harga setelah gagal untuk ketiga kalinya bertahan di atas garis tren penting yang diambil dari puncak harga pada tahun 2017 dan 2021. Garis ini telah menjadi titik resistensi utama yang menahan para pembeli untuk melanjutkan kenaikan harga.
Pergerakan harga bitcoin yang membentuk sumbu panjang pada bulan Juli, Agustus, dan Oktober memperlihatkan adanya kelelahan dari para pembeli saat mencoba menembus garis tren tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan jual mulai menguat dalam level harga ini.
Indikator teknikal MACD pada grafik bulanan menunjukkan bahwa meskipun masih berada di wilayah positif, momentum kenaikan mulai melemah jika dibandingkan dengan periode rally Desember-Januari yang lalu. Ini menjadi tanda bahwa kekuatan naik mulai sulit dipertahankan.
Analisis pada grafik harian juga menunjukkan sinyal negatif dengan adanya pembalikan dari resistance channel yang melebar serta kedua MACD harian dan jangka panjang menunjukkan nilai negatif. Hal ini mengindikasikan bahwa jalur koreksi penurunan harga semakin terbuka.
Jika penurunan berlanjut, harga bitcoin bisa turun sampai di bawah 100.000 dollar dengan support potensial di rata-rata pergerakan 200 hari sekitar 107.000 dollar. Namun, jika para pembeli berhasil menembus angka 121.800 dollar, pandangan negatif ini bisa berubah menjadi positif.
Analisis Ahli
Omkar Godbole
Penurunan harga bitcoin menunjukkan tanda-tanda kelelahan dari para pembeli dan resistensi utama garis tren harus ditembus untuk membalikkan sentimen negatif.