Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Sistem Anti-Drone Vampire dari L3Harris Berikan Perlindungan Canggih dan Terjangkau

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (5mo ago) cyber-security (5mo ago)
13 Okt 2025
41 dibaca
2 menit
Sistem Anti-Drone Vampire dari L3Harris Berikan Perlindungan Canggih dan Terjangkau

Rangkuman 15 Detik

Sistem Vampire dari L3Harris menawarkan solusi efektif dan terjangkau untuk menghadapi ancaman drone.
Varian-varian baru dari sistem Vampire meningkatkan fleksibilitas dan kemampuan misi di berbagai domain.
Penggunaan teknologi AI dalam sistem Vampire meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam mengidentifikasi dan menghadapi ancaman tak berawak.
L3Harris Technologies, perusahaan yang berbasis di Florida, telah memperluas sistem anti-drone Vampire untuk menghadapi ancaman dari sistem udara tak berawak kecil secara cepat dan efisien. Sistem ini dirancang untuk membidik dan mengalahkan drone dan pesawat tanpa awak dengan presisi tinggi serta biaya rendah dibandingkan sistem rudal tradisional. Keluarga Vampire kini memiliki banyak varian yang disesuaikan untuk operasi di berbagai medan seperti darat, laut, udara, dan peperangan elektronik. Sistem ini menggabungkan rekayasa rekognisi mutakhir dan kemampuan serangan presisi, serta diperkuat dengan kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin agar dapat mendeteksi dan melumpuhkan ancaman lebih cepat. Beberapa varian baru yang diluncurkan antara lain Vampire Stalker XR untuk kendaraan darat dengan kapasitas amunisi lebih besar dan jangkauan yang diperpanjang, serta Vampire Black Wake yang cocok untuk operasi maritim dan dapat digunakan di kapal berawak maupun tak berawak. Ada pula Vampire Dead Wing yang dapat dipasang di pesawat dalam penerbangan. Selain varian mobile, L3Harris juga menyediakan sistem containerized seperti Vampire CASKET yang siap dikerahkan cepat ke lokasi terpencil, dan Vampire BAT yang dirancang untuk proteksi basis militer dan infrastruktur penting dengan batasan kerusakan minimal. Varian lain adalah Vampire Killcode yang memanfaatkan jammer elektronik sebagai alternatif tanpa menggunakan amunisi. Sejak digunakan dalam operasi militer di Eropa pada 2023, Vampire telah berhasil menembak jatuh ratusan drone musuh, membuktikan efektivitas dan potensinya untuk mengamankan area serta personel dari serangan drone secara ekonomis dan terpercaya.

Analisis Ahli

Dr. Susan Clark, Ahli Pertahanan Udara
Integrasi AI dalam sistem Vampire menciptakan paradigma baru dalam peperangan drone yang memungkinkan respons lebih cepat dan akurat dibandingkan pendekatan tradisional. Ini juga memperlihatkan pergeseran penting dari penggunaan amunisi besar ke solusi yang lebih hemat biaya dan scalable.