Bagaimana Peradaban Wari Menguatkan Kekaisaran dengan Bir Psychedelic
Sains
Neurosains and Psikologi
13 Okt 2025
251 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penggunaan psikedelik dalam konteks sosial dapat memperkuat hubungan dan legitimasi dalam masyarakat.
Studi ini menyoroti pentingnya ritual dan perayaan dalam mempertahankan kekuasaan politik.
Ada keraguan di kalangan ilmuwan mengenai kebaruan dan keakuratan temuan terkait penggunaan psikedelik dalam peradaban kuno.
Sebuah penelitian terbaru meneliti bagaimana peradaban Wari, yang hidup dari tahun 600 hingga 1000 Masehi, menggunakan campuran psychedelic di dalam bir untuk menjaga ikatan sosial dan politik mereka. Penelitian ini berkembang dalam konteks meningkatnya minat terhadap efek jangka panjang zat-zat psychedelic dalam masyarakat kuno.
Wari dianggap mencampur dua bahan utama vilca, yaitu berry dari tanaman Schinus mole dan biji pohon Anadenanthera colubrina, yang mengandung zat psychedelic seperti butofenin. Efek yang dihasilkan mirip dengan ayahuasca yang terkenal dari Amerika Selatan.
Para peneliti berhipotesis bahwa bir psychedelic ini dikonsumsi dalam pertemuan-pertemuan khusus yang diadakan oleh para pemimpin Wari untuk menguatkan legitimasi dan konsolidasi kekuasaan mereka. Efek psikologis yang bertahan lama disebut mampu mendorong perasaan sosial yang baik dalam komunitas mereka.
Namun, tidak semua ilmuwan sepakat dengan temuan ini. Beberapa menganggap bahwa penggunaan zat beralkohol dan psychedelic dalam peradaban kuno Andes bukan hal yang baru dan penelitian ini kurang memberikan inovasi yang signifikan.
Meski demikian, penelitian ini membuka diskusi tentang bagaimana psychedelic bukan hanya sebuah hiburan, melainkan bagian penting dari strategi politik dan sosial kuno. Penelitian ini juga mengajak ilmuwan untuk mencari bukti kimia lebih lanjut dalam peralatan ritual untuk mengonfirmasi klaim tersebut.
Analisis Ahli
Dr. Justin Jennings
Menganalisis bahwa efek neuroplastisitas dari vilca beer dapat mendorong perasaan pro-sosial yang mendukung stabilitas kekuasaan Wari.Dr. Elena Rossi
Menekankan pentingnya jaringan administrasi selain penggunaan psychedelic dalam menjaga kohesi politik Wari.Royal Ontario Museum
Menegaskan bahwa vilca memiliki efek yang setara dengan ayahuasca dan telah digunakan sejak 4.000 tahun lalu di Amerika Selatan.

