Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Token Emas Digital Tahan Banting Saat Pasar Kripto Cenderung Jatuh

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
11 Okt 2025
236 dibaca
2 menit
Token Emas Digital Tahan Banting Saat Pasar Kripto Cenderung Jatuh

Rangkuman 15 Detik

Aset digital yang didukung oleh emas dapat menawarkan perlindungan dalam periode volatilitas pasar.
Pasar emas mungkin mengalami konsolidasi setelah kenaikan harga yang signifikan.
Ketegangan perdagangan internasional dapat memengaruhi stabilitas pasar crypto.
Pada hari Jumat, pasar cryptocurrency mengalami likuidasi besar sebesar 19 miliar dolar AS yang menyebabkan harga bitcoin dan ethereum jatuh drastis. Bitcoin kehilangan 8,5% nilainya, sedangkan indeks pasar crypto turun 12,75%. Namun, token yang didukung oleh emas fisik, seperti PAXG dari Paxos dan XAUT dari Tether, berhasil bertahan dan bahkan naik meskipun pasar secara umum sedang turun. Token PAXG turun hanya 0,23% dengan harga sekitar 3.998 dolar AS, sementara XAUT naik 0,2% mencapai 4.010 dolar AS, mendekati harga emas dalam bentuk fisik yang ditutup di per 4.018 dolar AS per troy ons. Hal ini menunjukkan bahwa token emas digital memberikan perlindungan nilai yang lebih stabil bagi investor kripto di saat volatilitas pasar meningkat. Seiring dengan reli emas yang sudah berlangsung selama delapan minggu berturut-turut, harga emas sekarang berada pada posisi overbought, yang berarti kenaikan harga sudah jauh melewati rata-rata jangka panjangnya. Menurut laporan World Gold Council, harga emas mendekati batas overbought yang historis dan ini bisa mengakibatkan koreksi harga atau fase konsolidasi dalam waktu dekat. Meski token emas digital tampil kuat pada saat kejatuhan pasar kripto, para investor harus waspada karena kenaikan emas yang berlebihan bisa memicu koreksi mendadak. Selain itu, pasar kripto secara keseluruhan diprediksi akan memerlukan waktu lebih lama untuk pulih karena masalah likuiditas, pasar ETF yang tutup saat akhir pekan, dan ketidakpastian akibat ketegangan perdagangan AS-China. Intinya, token digital yang didukung emas menawarkan alternatif investasi yang lebih stabil dibandingkan kripto mainstream di saat volatilitas tinggi. Namun, kondisi pasar emas dan kripto yang sensitif terhadap faktor eksternal menuntut investor untuk senantiasa berhati-hati dan memperhatikan sinyal teknikal maupun fundamental dalam mengambil keputusan investasi.

Analisis Ahli

World Gold Council
Mengindikasikan harga emas sudah mencapai titik overbought dan kemungkinan akan terjadi koreksi atau konsolidasi dalam waktu dekat.