AI summary
Pernyataan Donald Trump dapat mempengaruhi pasar crypto secara signifikan. Likuidasi posisi di pasar crypto meningkat tajam setelah pengumuman tarif. Pasar crypto mengalami volatilitas tinggi dan pergerakan harga yang cepat dalam waktu singkat. Pada tanggal 14 Oktober, pasar kripto mengalami penurunan harga yang tajam setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam akan menghentikan impor minyak goreng dari China. Ancaman ini sebagai balasan atas kebijakan perdagangan China yang dianggap merugikan para petani kedelai Amerika. Penurunan harga kripto pun terjadi secara cepat dan signifikan.Bitcoin, mata uang kripto terbesar, turun sebesar 2,4% menjadi sekitar $112.861. Mata uang lain seperti Ether, Solana, dan XRP juga mengalami penurunan tajam masing-masing sebesar 3,3%, 3,7%, dan 5,7%. Total kapitalisasi pasar kripto turun hampir 3% menjadi sekitar $3,93 triliun menurut data dari Kraken.Data dari Coinglass menunjukkan bahwa setelah postingan ancaman dari Trump, terjadi likuidasi besar di pasar kripto, dengan posisi sebesar $9,65 juta hilang hanya dalam waktu satu jam. Ethereum menjadi pemimpin dalam likuidasi dengan nilai $6,47 juta, diikuti Bitcoin $1,3 juta dan CLO $232 ribu.Dalam 24 jam terakhir, total posisi yang terlikuidasi mencapai $715,13 juta, di mana posisi beli (longs) mendominasi likuidasi sebesar $491,22 juta dan posisi jual (shorts) sebesar $223,90 juta. Lonjakan likuidasi ini terjadi setelah pengumuman rencana tarif 100% pada barang impor China yang menyebabkan kepanikan di pasar kripto.Para analis kripto memperingatkan kemungkinan crash besar akan datang dan mengimbau para trader untuk berhati-hati. Meski demikian, ada yang menolak anggapan bahwa ini merupakan permulaan pasar bearish jangka panjang, tetap mengacu pada siklus pasar empat tahunan yang membatasi dampak jangka panjang.
Ancaman perdagangan dari para pembuat kebijakan besar seperti Presiden Trump dapat menciptakan gelombang ketidakpastian besar di pasar kripto, yang sangat sensitif terhadap sentimen negatif dan berita geopolitik. Investor harus berhati-hati dan mempersiapkan strategi keluar untuk mengelola risiko volatilitas ekstrim yang bisa membawa kerugian besar.