Metode Mekanokimia Baru Pecahkan Masalah Daur Ulang Plastik PET
Sains
Iklim dan Lingkungan
11 Okt 2025
87 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Daur ulang mekanokimia dapat menjadi metode yang lebih efisien untuk mendaur ulang plastik.
Metode ini memungkinkan pemecahan PET menjadi komponen dasarnya, bukan hanya menurunkan kualitas produk.
Penelitian ini berpotensi mengubah sistem daur ulang plastik menjadi lebih berkelanjutan dan bersih.
Para ilmuwan menemukan metode baru untuk mendaur ulang plastik PET yang sulit diolah sebelumnya dengan menggunakan kekuatan benturan mekanis tanpa panas atau bahan kimia berbahaya. Plastik PET biasa ditemukan dalam botol, kemasan, dan pakaian, yang produksinya mencapai jutaan ton setiap tahun, namun daur ulangnya masih jadi tantangan besar.
Tim dari Georgia Institute of Technology, dipimpin oleh Kinga Gołąbek dan Carsten Sievers, menggunakan bola logam untuk memberikan benturan pada potongan plastik PET. Benturan ini menghasilkan energi yang cukup untuk memecah ikatan molekul PET dan membuatnya bereaksi dengan natrium hidroksida pada suhu ruangan.
Penelitian dilakukan dengan eksperimen benturan terkendali dan simulasi komputer canggih untuk memetakan bagaimana energi menyebar dalam plastik dan memicu reaksi kimia. Benturan yang kuat menciptakan zona kecil dengan tekanan dan panas tinggi yang mampu merusak rantai molekul PET dan memudahkan reaksi kimia.
Temuan ini menunjukkan bahwa dengan memahami tingkat energi benturan yang tepat, proses daur ulang mekanokimia dapat dioptimalkan agar lebih efisien dan hemat energi. Penelitian juga membuktikan bahwa hanya dengan tekanan mekanis tanpa bahan kimia pun bisa menyebabkan kerusakan molekul plastik.
Metode ini berpotensi mengubah sistem daur ulang plastik menjadi lebih berkelanjutan dan mampu mengolah plastik menjadi bahan aslinya tanpa menurunkan kualitas. Langkah selanjutnya adalah menguji metode ini pada limbah plastik nyata dan mengaplikasikannya pada material lain yang sulit didaur ulang.
Analisis Ahli
Kinga Gołąbek
Menggambarkan bahwa penggunaan energi mekanis dapat menginisiasi reaksi kimia secara cepat dan terkendali, membuka peluang besar bagi efisiensi proses daur ulang plastik.Carsten Sievers
Menekankan pentingnya mencari solusi berkelanjutan dan bagaimana temuan ini dapat mengubah paradigma daur ulang plastik menjadi lebih bersih dan hemat energi.
