Kunci Privat Bocor, Hacker Gasak 21 Juta Dolar Kripto dari Hyperliquid
Finansial
Mata Uang Kripto
11 Okt 2025
133 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pentingnya menjaga keamanan kunci pribadi di dunia cryptocurrency.
Peretasan dapat terjadi tanpa adanya eksploitasi kontrak pintar, hanya dengan kebocoran kunci.
Penggunaan dompet perangkat keras dan penyimpanan yang aman dapat membantu mencegah kehilangan aset.
Seorang pengguna platform Hyperliquid kehilangan kripto senilai 21 juta dolar AS setelah kunci privatnya bocor ke pihak jahat. Kunci privat adalah rangkaian angka dan huruf yang membuktikan kepemilikan wallet kripto dan memungkinkan pengguna mengotorisasi transaksi secara langsung. Jika kunci ini bocor, peretas bisa mengakses, menandatangani, dan mengirim dana tanpa izin pemilik asli.
Menurut firma keamanan on-chain PeckShield dan analis blockchain, tidak ada eksploitasi teknis kontrak pintar yang terjadi. Peretasan terjadi murni karena akses penuh ke wallet lewat bocornya kunci privat. Pelaku bahkan memindahkan dana curian ke jaringan Ethereum, termasuk stablecoin DAI senilai 17,75 juta dolar AS, untuk menyulitkan pelacakan.
CEO platform analitik Cyvers, Deddy Lavid, menjelaskan bahwa kunci privat biasa bocor lewat serangan phishing, malware pada perangkat, atau penyimpanan frasa seed secara tidak aman di cloud atau screenshot. Ia menyarankan agar para pengguna kripto memakai hardware wallet, tidak mengetik atau menempelkan kunci secara online, dan selalu menyimpan backup secara offline dan ter-enkripsi untuk perlindungan maksimal.
Kejadian ini terjadi di tengah tren meningkatnya popularitas bursa desentralisasi yang berfokus pada perpetual futures, di mana Hyperliquid menjadi pemimpin pasar tahun ini. Namun, adanya pesaing baru seperti protokol Aster mulai mengambil sebagian pangsa pasar, yang turut berkontribusi pada penurunan harga token Hyperliquid hingga 22% dalam sebulan terakhir.
Token HYPE Hyperliquid kini berada di posisi ke-20 sebagai cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, namun kepercayaan pengguna tampak menurun. Faktor peretasan besar ini serta kompetisi ketat kemungkinan akan mempengaruhi masa depan token dan platform secara signifikan, membuat para pengguna lebih waspada terhadap keamanan kunci privat mereka.
Analisis Ahli
Deddy Lavid
Kunci privat sering bocor lewat phishing, malware, atau penyimpanan tidak aman. Pengguna harus menggunakan hardware wallet dan menyimpan backup secara offline dan terenkripsi.