TLDR
Marty Bent menganggap Coinbase telah menyesatkan pengguna dengan mempromosikan altcoin yang tidak bernilai. Coinbase menghadapi kritik dan gugatan hukum terkait praktik bisnis dan transparansi. Pertumbuhan pasar Bitcoin menunjukkan minat yang terus meningkat di kalangan investor cryptocurrency. Marty Bent, seorang pendukung Bitcoin yang juga Managing Partner di Ten31, mengkritik Coinbase karena mendorong pengguna menjauh dari Bitcoin dan ke token-token altcoin yang menurutnya tidak bernilai. Ia menyebut Coinbase seperti 'Tower of Babel' karena membingungkan orang-orang pada momen penting bagi Bitcoin.Coinbase baru-baru ini membuka layanan staking altcoin seperti Solana dan Ethereum untuk pengguna di New York. Staking adalah proses mengunci dana untuk membantu keamanan jaringan blockchain dan mendapatkan hadiah sebagai imbalannya.Bent juga menyoroti kejadian pada April yang melibatkan token 'Base is for everyone', yang harganya melonjak dan jatuh dengan cepat, memunculkan dugaan insider trading dan kurangnya pengawasan dari Coinbase. Ia menyebut kejadian ini sebagai 'in-house rug pull' yang merusak reputasi perusahaan.Selain kritik tersebut, Coinbase kini menghadapi gugatan hukum yang menuduh mereka menyesatkan investor tentang risiko regulasi dari SEC. Hakim federal menolak permohonan Coinbase untuk membatalkan gugatan tersebut, menunjukkan kasus ini akan berlanjut ke pengadilan.Meskipun demikian, pasar Bitcoin terus berkembang pesat dengan kapitalisasi pasar yang meningkat hampir 100% dalam setahun menjadi 2,4 triliun dolar AS, mengungguli kenaikan altcoin seperti Ethereum dan Solana. Ini menegaskan betapa pentingnya fokus pada Bitcoin di tengah perkembangan pasar kripto.