CZ Klarifikasi: Binance Tak Terlibat Investasi di Hyperliquid, Platform DeFi Semakin Geliat
Finansial
Mata Uang Kripto
10 Okt 2025
266 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Hyperliquid telah muncul sebagai pesaing utama dalam perdagangan derivatif kripto, mengurangi dominasi Binance.
CZ menekankan bahwa tidak ada hubungan investasi antara Binance dan Hyperliquid, meskipun ada sejarah bersama.
Perdagangan di platform desentralisasi seperti Hyperliquid semakin meningkat, menunjukkan perubahan struktural dalam industri kripto.
Changpeng Zhao (CZ), pendiri Binance, baru-baru ini memberikan klarifikasi terkait rumor yang mengatakan Binance memiliki hubungan investasi dengan Hyperliquid, sebuah pertukaran terdesentralisasi yang kini berkembang pesat. CZ menjelaskan bahwa pendiri Hyperliquid, Jeff Yan, pernah menjadi bagian dari program inkubasi Binance Labs pada tahun 2018 lewat startup bernama YZiLabs dengan proyek yang bernama Deaux. Namun, proyek itu gagal dan Binance Labs tidak mendapatkan kembali investasinya, serta tidak ada hubungan investasi langsung antara Binance dengan Hyperliquid.
Hyperliquid sendiri telah menjelma menjadi salah satu platform trading perpetual DeFi paling aktif di dunia. Pada Juli 2025, Hyperliquid mencatat volume perdagangan sebesar 319 miliar dolar AS, menjadikannya kontributor terbesar dalam rekor volume perdagangan perpetual DeFi yang menyentuh angka 487 miliar dolar AS selama bulan tersebut. Platform ini dibangun di atas blockchain layer-1 sendiri dan menggunakan teknologi konsensus HotStuff-based HyperBFT yang memungkinkan eksekusi perdagangan sangat cepat dengan latensi rata-rata hanya 0,2 detik.
Berbeda dengan banyak decentralized exchange yang mengandalkan model automated market maker, Hyperliquid menggunakan buku pesanan on-chain dan sistem pencocokan, sehingga menggabungkan transparansi blockchain dengan kecepatan yang biasanya terdapat di bursa terpusat. Tim inti Hyperliquid terdiri dari hanya 11 anggota dan pendiri Jeff Yan mengatakan proyek ini didanai sendiri tanpa dukungan modal ventura agar tetap independen dan fokus pada komunitas.
Volume perdagangan Hyperliquid yang terus tumbuh kini sudah mencapai 13,6% dari volume Binance, yang menunjukkan bagaimana platform desentralisasi semakin mengambil pangsa pasar terutama dalam perdagangan derivatif. Selain Hyperliquid, ada juga Aster, platform baru yang diluncurkan oleh YZiLabs dan telah mencatat volume hampir 494 miliar dolar AS dalam sebulan dan menghasilkan lebih dari 120 juta dolar AS dalam biaya perdagangan hanya dalam satu minggu.
Meski Binance masih memimpin dengan volume harian sekitar 83 miliar dolar AS, semakin jelas adanya pergeseran struktural di pasar derivatif. Trader kini semakin memilih platform yang terdesentralisasi, transparan, dan tanpa kustodian. CZ sendiri menegaskan bahwa Binance mendukung semua pengembang di ruang ini, walau tanpa hubungan investasi langsung, mencerminkan semangat terbuka di ekosistem DeFi.
Analisis Ahli
Laura Shin (Crypto Journalist)
Pertumbuhan DEX seperti Hyperliquid sangat menarik karena mereka menggabungkan kecepatan eksekusi layaknya bursa terpusat dengan transparansi blockchain yang semakin dipandang sebagai masa depan perdagangan kripto.Chris Burniske (Crypto Investor)
Munculnya platform seperti Hyperliquid menandakan perubahan paradigmatik di pasar derivatif, dimana desentralisasi menawarkan keunggulan kompetitif yang bisa merevolusi industri dalam beberapa tahun ke depan.