3 ETF Kecerdasan Buatan yang Menjanjikan untuk Investasi Masa Depan
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
10 Okt 2025
224 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Investasi di ETF yang fokus pada kecerdasan buatan dan robotika dapat menawarkan peluang besar.
Pengembalian historis dari beberapa ETF menunjukkan potensi keuntungan yang menarik meskipun ada biaya yang lebih tinggi.
The Motley Fool merekomendasikan untuk mempertimbangkan saham individu yang memiliki potensi besar alih-alih hanya bergantung pada ETF.
Teknologi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, dari komputer pribadi hingga smartphone. Kini, kecerdasan buatan, kendaraan otonom, dan robotika menjadi inovasi berikutnya yang menawarkan peluang investasi besar bagi para investor yang ingin mengikuti perkembangan teknologi masa depan.
Salah satu ETF yang sudah lama ada di pasar adalah Global X Artificial Intelligence & Technology ETF, yang diluncurkan sejak 2018. ETF ini memiliki 88 saham berfokus pada perusahaan teknologi besar seperti Alibaba, AMD, Samsung, Tesla, dan Alphabet, serta menawarkan rata-rata pengembalian tahunan sebesar 17,9%.
ETF aktif dari BlackRock, yaitu iShares A.I. Innovation and Tech Active ETF, memulai debutnya pada Oktober 2024. Dana ini memiliki 39 saham, dengan biaya lebih rendah berkat pengurangan biaya manajemen sementara, dan saham unggulannya meliputi Nvidia, Broadcom, Microsoft, Meta, dan Oracle.
Jika ingin investasi yang lebih fokus pada robotika, ROBO Global Robotics & Automation ETF bisa menjadi pilihan. Diluncurkan pada 2013, ETF ini memiliki 77 saham dengan rata-rata pengembalian tahunan 8,6% sejak awal, dan lebih tinggi hingga 16,9% dalam tiga tahun terakhir, meskipun biaya manajemennya sedikit lebih tinggi yakni 0,95%.
Selain ETF, ada juga rekomendasi dari The Motley Fool yang menunjuk 10 saham terbaik yang dianggap memiliki potensi keuntungan besar. Investor diminta mempertimbangkan rekomendasi ini karena investasi saham individu yang tepat bisa memberikan hasil yang jauh lebih besar daripada berinvestasi secara pasif lewat ETF.
Analisis Ahli
Keith Speights
Memiliki posisi di beberapa saham teknologi besar, menunjukkan keyakinan terhadap potensi jangka panjang perusahaan seperti Alphabet dan Microsoft yang menjadi pilar dalam portofolio AI.