Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

NTS Korea Selatan Ancaman Sita Cold Wallet Jika Wajib Pajak Kripto Tak Bayar

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
10 Okt 2025
296 dibaca
2 menit
NTS Korea Selatan Ancaman Sita Cold Wallet Jika Wajib Pajak Kripto Tak Bayar

AI summary

NTS akan mengambil tindakan tegas terhadap pemegang crypto yang tidak membayar pajak.
Penyitaan aset crypto menjadi alat penegakan hukum pajak di Korea Selatan.
Bursa luar negeri menjadi tantangan bagi NTS dalam menegakkan kewajiban pajak.
Otoritas pajak Korea Selatan kini memperingatkan para pemilik cryptocurrency bahwa jika mereka gagal membayar pajak, petugas pajak dapat langsung datang ke rumah mereka dan menyita cold wallet yang mereka gunakan untuk menyimpan aset digital. Hal ini diungkapkan oleh National Tax Service (NTS) dalam upaya memperketat penindakan penghindaran pajak di ranah aset kripto.Sebelumnya, otoritas pajak hanya fokus menagih dari pengguna yang menyimpan kripto di bursa lokal, namun kini mereka menyadari banyak orang menyimpan asetnya secara offline di cold wallet yang sulit diawasi. Untuk itu, NTS menggunakan program pelacak transaksi untuk mengungkap aktivitas yang mencurigakan dan bahkan melakukan penggeledahan rumah untuk menyita cold wallet tersebut.Namun, terdapat kendala besar terkait wajib pajak yang menggunakan bursa kripto luar negeri karena hukum domestik Korea Selatan tidak berlaku di luar negeri. Meski ada perjanjian kerja sama pajak dengan 74 negara, Korea Selatan tidak memiliki perjanjian dengan beberapa negara besar pemilik bursa asing, seperti Amerika Serikat, China, dan Rusia.Data resmi dari Financial Supervisory Service menunjukkan pada paruh pertama tahun ini, kripto senilai 78,9 triliun won atau sekitar 55,6 miliar dolar AS telah dipindahkan dari bursa domestik ke luar negeri, menandakan tren meningkatnya penggunaan platform asing. Dalam empat tahun terakhir, NTS telah menyita dan melelang kripto senilai 146,1 miliar won dari lebih dari 14 ribu wajib pajak yang menunggak pajak.Jika wajib pajak tidak memenuhi kewajibannya setelah peringatan, NTS langsung menjual kripto yang disita ke dalam mata uang fiat berdasarkan harga pasar saat itu. Langkah keras ini diambil untuk memastikan keadilan dan ketertiban dalam pemungutan pajak aset digital yang semakin populer di Korea Selatan.

Experts Analysis

Andi Wijaya (Ahli Pajak Digital Indonesia)
Langkah NTS patut diapresiasi sebagai contoh bagaimana pemerintah bisa beradaptasi dengan teknologi baru, namun kerja sama internasional tetap menjadi kunci keberhasilan penegakan pajak aset kripto.
Dewi Santoso (Pengamat Blockchain)
Upaya menyita cold wallet adalah tindakan yang ekstrim tapi efektif untuk menekan wajib pajak nakal, karena dompet offline selama ini menjadi celah utama penghindaran pajak.
Editorial Note
Kebijakan ini menunjukkan keseriusan otoritas pajak Korea Selatan dalam mengatasi penghindaran pajak atas aset digital, namun pengawasan terhadap aset di luar blockchain publik masih akan menjadi tantangan besar. Jika tidak diimbangi dengan kebijakan internasional yang kuat, penghindaran pajak lewat bursa asing dan dompet terdesentralisasi kemungkinan besar tetap akan marak.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.