Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Robot Otonom dengan Microwave Tinggi Hadang Serangan Drone di Medan Perang

Teknologi
Robotika
InterestingEngineering InterestingEngineering
09 Okt 2025
299 dibaca
2 menit
Robot Otonom dengan Microwave Tinggi Hadang Serangan Drone di Medan Perang

Rangkuman 15 Detik

Leonidas AR adalah sistem baru yang menggabungkan teknologi microwave dengan kendaraan otonom untuk melawan drone.
Kemitraan antara Epirus dan General Dynamics menunjukkan pentingnya kolaborasi antara kontraktor pertahanan tradisional dan perusahaan teknologi baru.
Sistem ini dirancang untuk memberikan kemampuan pertahanan yang lebih efektif dan efisien di medan perang modern.
Dua perusahaan pertahanan Amerika Serikat, Epirus dan General Dynamics Land Systems, memperkenalkan inovasi baru berupa sistem robot otonom yang mampu melindungi medan perang dari ancaman drone. Sistem ini menggabungkan teknologi microwave berdaya tinggi dengan kendaraan tak berawak canggih agar lebih efektif menghadapi serangan drone dalam jumlah besar. Sistem bernama Leonidas Autonomous Robotic (Leonidas AR) ini menggunakan kendaraan TRX yang memiliki kemampuan hybrid listrik dan kecerdasan buatan, agar dapat bergerak dengan cepat dan mandiri di berbagai medan sulit. Sementara Leonidas HPM berfungsi sebagai senjata yang menonaktifkan drone menggunakan gelombang elektromagnetik yang diarahkan secara tepat. Berbeda dengan senjata tradisional yang menggunakan tembakan atau peluru kendali, Leonidas AR dapat melumpuhkan elektronik drone dalam hitungan detik tanpa kehancuran fisik besar, sehingga mengurangi risiko kerusakan di sekitar medan operasi. Sistem ini juga dapat diatur agar tidak mengganggu peralatan lain yang ada di area, berkat kemampuan perangkat lunak yang mutakhir. General Dynamics dan Epirus juga mengembangkan varian lain dari sistem ini yang menggunakan kendaraan beroda, sehingga memperluas fleksibilitas dan mobilitas pasukan darat dalam misi pertahanan. Sistem ini menunjukkan langkah maju yang signifikan dalam menggabungkan teknologi mutakhir dan robotik untuk kebutuhan peperangan masa depan. Penampilan publik pertama Leonidas AR dilakukan dalam pameran tahunan Asosiasi Angkatan Darat AS di Washington, D.C. Teknologi ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara perusahaan besar dan startup teknologi dapat menghasilkan produk inovasi pertahanan yang penting untuk menghadapi tantangan modern.

Analisis Ahli

Dr. Michael Griffin (ahli teknologi militer dan mantan Kepala NASA)
Inovasi dalam penggunaan elektromagnetik berenergi tinggi untuk peperangan elektronik menunjukkan arah baru yang efisien untuk sistem pertahanan di masa depan, terutama dalam menghadapi drone yang semakin canggih dan masif.
Prof. Jennifer Doudna (pakar bioteknologi dan teknologi pengendalian sistem cerdas)
Integrasi AI dan kemampuan otonom pada platform tempur seperti Leonidas AR menunjukkan bagaimana teknologi cerdas dapat mendukung operasi militer dengan mengurangi risiko bagi manusia sekaligus meningkatkan efektivitas.