Terobosan Terapi Gelombang Suara FUS Capai Satu Juta Pasien di Dunia
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
09 Okt 2025
54 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Terapi ultrasound terfokus merupakan alternatif yang menjanjikan untuk pengobatan kanker dan penyakit lainnya.
Adopsi teknologi ini telah mencapai titik kritis, dengan meningkatnya jumlah pasien dan aplikasi yang lebih luas.
Perusahaan-perusahaan yang berinvestasi dalam teknologi ini, seperti HistoSonics, menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan dalam industri kesehatan.
Terapi Focused Ultrasound (FUS) adalah inovasi pengobatan yang menggunakan gelombang suara untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk kanker, tanpa perlu operasi atau radiasi. Dengan sejarah perkembangan yang sudah berlangsung selama enam dekade, terapi ini kini semakin populer di seluruh dunia.
Menurut data dari Focused Ultrasound Foundation, lebih dari satu juta pasien telah menerima terapi ini, termasuk hampir 175.000 kasus tumor hati. Ini menunjukkan penerimaan yang sangat besar dari teknologi yang awalnya hanya mengobati beberapa jenis penyakit saja.
Dalam satu dekade terakhir, cakupan pengobatan dengan FUS telah meluas secara signifikan dari hanya tiga penyakit menjadi lebih dari 200. Selain itu, jumlah perusahaan yang membuat perangkat FUS juga meningkat sangat cepat, menunjukkan minat tinggi dalam pengembangan teknologi ini.
Salah satu perusahaan inovator dalam teknologi ini adalah HistoSonics yang baru-baru ini menjadi start-up dengan nilai valuasi mencapai Rp 37.58 triliun (US$2,25 miliar) . Perusahaan ini menarik investasi besar dari berbagai pihak seperti Bezos Expedition dan Wellington Management.
Para ahli memperkirakan dalam waktu dekat akan muncul perusahaan besar di bidang FUS dengan pendapatan lebih dari Rp 1.67 triliun (US$100 juta) per tahun. Hal ini menunjukkan bahwa terapi ini tidak hanya bermanfaat bagi pasien, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang sangat potensial.
Analisis Ahli
Neal Kassell
FUS meningkatkan hasil medis, menurunkan biaya perawatan, dan memperluas akses pasien dengan teknologi yang hemat sumber daya.

