Jaringan Pencurian Ponsel Internasional Berpusat di China, Inggris Jadi Sumber
Teknologi
Keamanan Siber
08 Okt 2025
222 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pencurian ponsel di Inggris, khususnya London, meningkat secara signifikan.
Ponsel curian dari Inggris banyak disalurkan ke China dan Hong Kong.
Penjahat kini beralih dari bisnis narkoba ke pencurian ponsel karena keuntungan yang lebih besar.
Pencurian ponsel di Inggris, terutama London, kini merajalela dengan jumlah yang meningkat drastis. Tahun lalu saja, ada sekitar 40.000 ponsel curian yang dikirim dari Inggris menuju China, yang telah menjadi pusat distribusi utama bagi ponsel curian ini.
Polisi berhasil mengungkap jaringan besar ini setelah menemukan gudang penyimpanan ponsel curian dekat Bandara Heathrow, Inggris. Dalam penyelidikan, mereka menemukan ratusan ponsel di sebuah kotak dan lainnya tersebar di berbagai lokasi, menunjukkan operasi penyimpanan yang terorganisir.
Sejumlah pelaku telah ditangkap, termasuk dua pria asal Afghanistan dan satu pria asal India yang didakwa menerima dan menyembunyikan barang curian. Penangkapan ini menunjukkan bahwa operasi ini melibatkan banyak orang dan sudah berlangsung cukup lama.
Menteri Negara urusan kejahatan di Inggris menyatakan bahwa banyak penjahat berhenti dari bisnis narkoba dan beralih ke pencurian ponsel karena jauh lebih menguntungkan dan lebih sedikit risiko penangkapan dibanding narkoba.
Peningkatan pencurian ponsel juga tercatat secara resmi oleh Kantor Statistik Nasional Inggris yang menyatakan tingkat pencurian meningkat hingga 15% pada Maret 2025, menunjukkan masalah ini menjadi perhatian serius bagi keamanan publik di Inggris.
Analisis Ahli
Sarah Jones
Penjahat beralih ke bisnis pencurian ponsel karena nilai ekonominya lebih tinggi dan resiko hukum yang cenderung lebih kecil dibanding perdagangan narkoba, sehingga perlu strategi baru dari kepolisian.Mark Gavin
Penemuan gudang besar tempat penyimpanan ponsel curian menunjukkan adanya jaringan yang terorganisir dan sistematis, bukan pencurian acak.
