Revolut Luncurkan Platform Pembayaran Digital di India dengan Target 20 Juta Pengguna
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
08 Okt 2025
124 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Revolut memasuki pasar pembayaran digital India dengan kemitraan yang kuat.
Perusahaan berinvestasi besar dalam teknologi untuk memenuhi aturan lokal.
Target jangka panjang Revolut adalah untuk menarik 20 juta pelanggan di India.
Revolut, perusahaan keuangan digital yang berkantor pusat di London, baru saja mengumumkan rencana peluncuran platform pembayaran di India. Ini menjadi langkah pertama Revolut memasuki pasar pembayaran digital terbesar ketiga di dunia, sekaligus menunjukkan ambisi global mereka.
Melalui kemitraan dengan Unified Payments Interface dan Visa, Revolut akan memungkinkan pengguna India melakukan pembayaran domestik dan internasional dengan mudah. Peluncuran pertama akan dimulai dengan 350.000 pengguna yang sudah ikut dalam daftar tunggu.
Perusahaan telah menginvestasikan lebih dari 40 juta pound untuk menyesuaikan teknologi mereka supaya mematuhi aturan ketat terkait data kedaulatan digital yang diberlakukan di India, yang menjadi prioritas utama bagi pemerintah lokal.
Target Revolut adalah memiliki hingga 20 juta pengguna di India pada tahun 2030, menandakan fokus mereka untuk menjadi pemain signifikan di pasar fintech nasional dan global. Langkah ini menjadi bagian dari rencana ekspansi global mereka yang lebih luas.
Selain ekspansi ke India, Revolut juga sedang mempertimbangkan pembelian bank di Amerika Serikat dan peluncuran kartu kredit di pasar asalnya. Semua inisiatif ini menunjukkan Revolut tengah memperkuat posisinya sebagai salah satu penyedia layanan keuangan digital terkemuka di dunia.
Analisis Ahli
Nandita Bhatia (Analis Fintech)
Langkah Revolut menunjukkan bagaimana perusahaan global harus beradaptasi secara lokal untuk dapat bertahan dan tumbuh di pasar yang sangat diatur seperti India. Investasi pada teknologi kedaulatan data adalah kunci untuk memenangkan kepercayaan pengguna dan regulator.