Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

VARA Dubai Tindak 19 Perusahaan Crypto Tanpa Lisensi dengan Denda Besar

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
07 Okt 2025
222 dibaca
2 menit
VARA Dubai Tindak 19 Perusahaan Crypto Tanpa Lisensi dengan Denda Besar

Rangkuman 15 Detik

VARA telah memperketat regulasi pemasaran dan izin untuk perusahaan crypto di Dubai.
Sanksi diberikan kepada 19 perusahaan crypto yang beroperasi tanpa izin, dengan denda yang bervariasi.
UAE terus mengukuhkan posisinya sebagai pusat utama untuk inovasi blockchain dan keuangan crypto di kawasan.
Dubai melalui regulator Virtual Assets Regulatory Authority (VARA) memberikan sanksi kepada 19 perusahaan cryptocurrency yang beroperasi tanpa izin resmi di wilayahnya. Mereka dikenai denda mulai dari 100.000 hingga 600.000 Dirham UAE, atau setara dengan sekitar 27 ribu hingga 163 ribu dolar Amerika Serikat, sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan. Perusahaan-perusahaan ini juga harus segera menghentikan operasi dan promosi layanan digital mereka. VARA memperketat aturan terutama pada aspek pemasaran cryptocurrency, mengharuskan adanya disclaimer pada materi promosi dan persetujuan terlebih dahulu dari regulator sebelum melakukan kampanye pemasaran kepada warga Dubai. Hal ini dilakukan untuk mencegah informasi yang menyesatkan dan melindungi masyarakat dari risiko yang mungkin muncul akibat investasi di aset digital. Selain penindakan terhadap perusahaan ilegal, banyak platform crypto besar seperti Crypto.com, Bybit, Deribit, dan HashKey Group telah mendapatkan izin dari VARA sehingga dapat beroperasi legal dan melayani berbagai kategori investor di Dubai. Ini menunjukkan keberhasilan kebijakan VARA dalam membangun struktur pengawasan yang ketat namun kondusif bagi perkembangan pasar crypto. Peningkatan regulasi ini terjadi seiring dengan pertumbuhan luar biasa industri aset virtual di Uni Emirat Arab. Studi terbaru menunjukkan UAE merupakan negara dengan tingkat kepemilikan crypto tertinggi di dunia pada tahun 2025, dan menjadi pusat regional utama di Timur Tengah serta Afrika Utara dalam hal ekonomi crypto. Dubai menggunakan regulasi ketat sebagai strategi menyeimbangkan inovasi teknologi blockchain dan perlindungan konsumen, serta untuk menarik perusahaan besar ke wilayahnya. Dengan tindakan penegakan yang konsisten, VARA bertujuan menciptakan ekosistem digital yang transparan, aman, dan berkelanjutan bagi semua pelaku industri dan masyarakat umum.

Analisis Ahli

Andreas Antonopoulos
Regulasi seperti yang dilakukan VARA sangat penting untuk mengamankan ekosistem crypto agar tidak disalahgunakan, sekaligus mendorong adopsi yang lebih luas dengan cara yang bertanggung jawab.
Caitlin Long
Pemisahan yang jelas antara perusahaan berlisensi dan non-berlisensi adalah kunci membangun kepercayaan investor dan konsumen, dan ini contoh baik bagaimana negara-negara dapat mendukung inovasi tanpa mengorbankan keamanan.